Busyro Muqoddas: Muhammadiyah Tidak Mengajarkan Kadernya untuk Menjadi Radikal

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Selasa, 18 Oktober 2016 13:46 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA- Busyro Muqoddas, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah secara tegas mengatakan bahwa Muhammadiyah tidak pernah mengajarkan kader-kadernya untuk menjadi radikal, bertindak brutal, dan menghalalkan segala cara dengan dalih menegakkan agama Islam.

“Islam itu agama rahmatan lil ‘alamin, rahmat bagi semuanya, tidak memandang dia kaya, miskin islam, kristen, hindu,” tegas Busyro, Senin (17/10), dihadapan siswa Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta dalam acara Stadium General yang bertempat di Aula Madrasah Mu’allimin.

Kembali ditambahkan Busyro, siswa Mu’allimin sebagai kader Muhammadiyah harus bisa bersikap secara baik dalam melaksanakan dakwahnya. “Menyebarkan kebaikan bagi umat sudah menjadi tanggung jawab kader Muhammadiyah, namun bersikap radikal, kasar, bukan lah sikap yang diajarkan Muhammadiyah,” tegasnya.

Busyro juga berpesan, agar alumni Mu’allimin tidak hanya pintar namun juga dapat menjadi pemimpin yang cerdas dikemudian hari. “Siswa Mu’allimin dididik untuk menjadi pemimpin bukan orang pintar, karena untuk menjadi pemimpin jelas membutuhkan kepintaran, namun orang pintar belum tentu bisa menjadi pemimpin,” tutup Mantan Ketua KPK tersebut. (Rika Dewi Fransiska)

 

Kontributor: Aunillah Ahmad

 

 

 

Shared:
Shared:
1