Abdul Mu’ti : Muhammadiyah itu Susah untuk Diadu Domba

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Senin, 17 Oktober 2016 16:21 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, LAMONGAN- Rentang tahun 2016 hingga 2017 disebut oleh Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti, sebagai masa-masa yang rawan bagi umat Islam. Hal itu disebabkan banyak isu politik yang berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan umat Islam.

Mu’ti mengatakan, di masa-masa gejolak politik tersebut, banyak oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab memanfaatkan organisasi Islam untuk diadu domba, salah satunya yaitu Muhammadiyah.

”Muhammadiyah itu terkenal susah diadu domba, maka kita semua harus hati hati menyikapi banyak hal, apalagi terhadap pemberitaan-pemberitaan bohong yang berseliweran di media sosial”, ucap Mu’ti dihadapan ratusan warga Muhammadiyah dalam acara Tabligh Akbar dan Pelantikan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Lamongan, Ahad (16/10) di Halaman Masjid Al Azhar Lamongan.

Kembali dilanjutkan Mu’ti, bahwa Al Quran telah banyak memandu umat dalam memilih pemimpin. “Prinsip kepemimpinan dalam Islam salah satunya adalah Ahliyah, Ahliyah itu berkaitan dengan kompetensi dalam memimpin dan kesamaan aqidah dengan kita,” pungkasnya.

Mu’ti juga menyinggung banyaknya pemberitaan yang menyudutkan Islam akhir-akhir ini. “Ada yang tidak adil ketika Islam disudutkan, mencampurkan politik dengan agama, padahal itu hak sipil yang dilindungi oleh undang-undang,” pungkasnya.

Mu’ti juga mengingatkan kepada seluruh jamaah yang hadir untuk tidak menebar kebencian kepada siapapun. “Yang tidak boleh adalah yang menjelekkan orang lain yang tidak sependapat dengan kita, memancing kebencian, menyebarluaskan kebencian dan menciptakan fitnah di tengah masyarakat,” ucapnya. (adam)

 

Kontributor: Irvan Shaifullah

 

Shared:
Shared:
1