Pemerintah Harus Lebih Serius dalam Urusan Sektor Pangan di Indonesia

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Senin, 17 Oktober 2016 12:30 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA – Peringatan Hari Pangan Dunia patut ditanggapi sebagai momen refleksi bagi Pemerintah dan masyarakat dengan menurunnya produksi pangan dunia dari tahun-ketahun. Beban Pemerintah untuk menaikkan produksi pangan harus dipikirkan lebih matang karena tantangan perubahan iklim yang melanda dunia termasuk Indonesia.

Melihat fenomena ini, Sekretaris Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) PP Muhammadiyah, Bachtiar Dwi Kurniawan, menyampaikan bahwa dari sisi politik kebijakan pangan, Muhammadiyah meminta pada Pemerintah supaya lebih serius dalam urusan sektor pangan ini.

Ia menjelaskan indikator keseriusan itu diantaranya fokus pada program-program penyediaan pangan agar bisa berjalan baik sehingga ketergantungan pangan kepada negara lain berkurang, dalam hal ini impor negara dari luar negeri menurun.

Kembali dijelaskan Bachtiar, Pemerintah diharapkan memberi perhatian lebih di sektor anggaran untuk peningkatan produktivitas dan peningkatan kualitas produk-produk pangan. Karena hal ini penting untuk menjadi motor penggerak seberapa serius negara mengurusi sektor pangan.

“Pemerintah juga harus serius dalam menyiapkan infrastruktur di sektor penunjang pangan, missal tentang ketersediaan lahan yang sekarang semakin menyusut, maka pemerintah harus membuka lahan yang lebih luas untuk swasembada pangan,” kata Bachtiar.

Lebih lanjut, Bachtiar juga menyampaikan perihal irigasi, menerutnya ini penting karena akan memastikan ketersediaan sumber air untuk tanaman pangan itu, jika ini nanti tidak didapat maka tidak akan bisa tanam dan panen.

Ia menegaskan juga saat ini banyak dibutuhkan tenaga penyuluh pertanian atau sektor tani, ini perlu menjadi perhatian karna penyuluh harus mau terjun langsung ke lapangan, merencanakan bersama masyarakat, mendampingi, dan memastikan panen yang berhasil. (adam)

Reporter : Syifa Rosyiana Dewi

Shared:
Shared:
1