Dinilai Ajang Bagi Kue, Reshuffle Tidak Akan Memperbaiki Kinerja Pemerintah

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Selasa, 15 Maret 2011 15:57 WIB

Yogyakarta- Pembicaraan reshuffle kabinet pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang marak dibicarakan, dinilai sebagai ajang bagi kue dan tidak menyentuh substansi dalam meningkatkan kinerja pemerintah.

Demikian disampaikan ketua Majelis Pemberdayaan Masyarakat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Said Tuhuleley, di gedung PP Muhammadiyah, Selasa (08/03/2011). “Isu reshuffle ini hanya membuat dinamisasi dalam tubuh pemerintah, tanpa menyentuh sisi peningkatan kapasitas kinerja Menteri, hal ini tak lebih hanya politik dagang sapi,” jelasnya. Hal ini menurut Said terlihat dari isu yang mengemuka, bahwa reshuffle yang mungkin terjadi adalah dikarenakan ketidaksepahaman pada forum legislatif, hal ini sangat jauh dari pembahasan kinerja Menteri.

“Padahal apabila terjadi pergantian Menteri idealnya harus berdasar kinerjanya, banyak Menteri yang menunjukkan kinerja yang buruk dan tidak menjadi bagian dari isu reshuffle ini,” tegasnya. Dengan kondisi demikian menurut Said, reshuffle tidak akan signifikan untuk memperbaiki nasib rakyat.

Shared:
Shared:
1