Haedar Nashir: IPM adalah Anak Panah Organisasi

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Jum'at, 14 Oktober 2016 12:49 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA— Dalam mewujudkan pendidikan yang memiliki kualitas iman dan berkemajuan, Muhammadiyah harus menyediakan fasilitas agar pelajar tidak unggul dalam bidang akademis saja, melainkan  unggul dalam bidang sosial kemasyarakatan.

Salah satu fasilitas yang disediakan Muhammadiyah untuk para pemuda dan pelajar Muhammadiyah adalah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM). IPM adalah tempat di mana para pelajar dapat berproses untuk menjadi sosok yang unggul dalam akhlak, ilmu dan agama.

Haedar Nashir, Ketua Umum PP Muhammadiyah menjelaskan bahwa IPM adalah suatu organisasi yang lahir dalam dinamika ideologi yang sarat perjuangan. Lebih dari itu, IPM dituntut untuk menjadi bagian dari gerakan pembaruan di dalam Muhammadiyah.

“Basis IPM itu pelajar, maka IPM memiliki andil dalam menyebarkan dakwah di ranah pelajar,” tutur Haedar.

IPM yang lahir pada 1961 dan memasuki Muktamar 20 ini memiliki tantangan baru yakni merangkul seluruh pelajar Muhammadiyah pada khususnya, dan pelajar Indonesia pada umumnya untuk terus belajar demi menyongsong masa depan bangsa yang lebih baik.

Kembali ditambahkan oleh Haedar, IPM merupakan kekuatan ideologis gerakan islam reformis untuk menjalankan fungsi dakwah dan tajdid menuju peradaban utama. Sehingga IPM memiliki pengaruh untuk terus membesarkan Muhammadiyah, karena bagaimanapun IPM adalah cikal bakal yang kelak akan meneruskan dakwah Muhammadiyah.

“IPM memiliki peran penting, yakni sebagai anak panah organisasi,” tutup Haedar. (Nisa Pujiana)

 

Sumber : ipm.or.id

Shared:
Shared:
1