PDA Kota Makassar Desak Walikota Terbitkan Perwali Penanggulangan TB

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Minggu, 09 Oktober 2016 10:24 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, MAKASSAR- Berdasarkan data yang dihimpun dari Dinas Kesehatan Kota Makassat, kasus penyakit Tuberculosis (TB) di Kota Makassar pada tahun 2015 telah mencapai 250 kasus per 100.000 penduduk. Atas itu, Kota Makassar menjadi yang tertinggi untuk kasus TB di Sulawesi Selatan.

Menyiapi hal tersebut, Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Makassar mendesak Wali Kota Makassar untuk segera menerbitkan peraturan wali kota (Perwali) untuk penaggulangan penyakit Tuberculosis (TB) di Kota Makassar.

Wali Kota Makassar, Danny Pomanto menjanjikan segera menerbitkan Perwali tersebut saat menerima audiensi Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Makassar di Rumah Jabatan Walikota Makassar, Jum'at (7/10/2016).

Audiensi ini diikuti oleh pengelola program TB Care kota Makassar dan Sulsel yang pimpin langsung oleh Ketua PD Aisyiyah Kota Makassar, Siti Hamdana Dachlan. Hadir juga Anggota DPRD Makassar, Agung Wirawan.

Perwali ini kata Danny dapat menjadi dasar hukum untuk membantu dalam pencarian, penemuan, serta penaggulangan TB di kota Makassar.

"Kami mendukung apa yang digeliatkan Aisyiyah dalam menaggulangi TB di kota Makasssar, karena ini sangat membantu serta sejalan dengan apa yang dilakukan Pemkot untuk menjadikan Makassar sebagai kota sehat," ungkap Danny.

Danny menambahkan, untuk pelayanan di lapangan saat ini Pemkot juga telah menghadirkan Makassar Homecare. Ia berpesan, program tersebut juga dapat dimanfaatkan Aisyiyah dalam penemuan dan pelayanan kasus TB di lapangan.

Disinggung soal Perda TB yang diusulkan Aisyiyah melalui DPRD Makassar, Danny mengungkapkan bahwa dirinya juga mendukung hal tersebut, namun ia meminta Aisyiyah untuk tetap bersabar karena tahapannya yang panjang, serta perlu disinkronisasikan dengan perda penyakit lain.

"Jadi Aisyiyah boleh tetap melanjutkan perjuangan untuk Perda di DPRD, kami dukung itu tapi karena prosesnya yang panjang, tidak masalah kita buatkan Perwali sebagai pijakan sambil menunggu Perda itu ada," jelasnya.

Seperti disampaikan Rifqah Ma'mur, Koordinator TB Care Aisyiyah dengan adanya Perwali yang dijanjikan walikota, bagi Aisyiyah akan sangat membantu sebagai dasar dalam upaya penanggulangan TB di Kota Daeng.

“Mengingat Makassar saat ini masih menjadi penyumbang terbesar kasus TB di Sulsel,” ucap Rifqah. (adam)

 

Sumber : Aisyiyah Peduli

 

 

 

 

Shared:
Shared:
1