Pemuda Muhammadiyah Harus Melek Politik

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Selasa, 04 Oktober 2016 11:09 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, BATU- Sebagai wujud reaksi dan partisipasi kader dalam menyikapi isu politik yang terjadi di Kota Batu, Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kota Batu menggelar diskusi terkait Pilkada Kota Batu pada Minggu (2/10).

Seperti disampaikan oleh Slamet Herry Permana, Ketua Bidang Pengkaderan PDPM Kota Batu, tujuan diselenggarakannya diskusi tersebut yaitu agar Pemuda Muhammadiyah Kota Batu sadar politik. “Sebagai Pemuda Muhammadiyah kita harus melek politik,” tegasnya.

Slamet menambahkan, Pemuda MuhammadiyahKota Batuberkomitmen untuk tidak memihak pada salah satu pasangan calon. “Pemuda Muhammadiyah tetap konsisten sebagai gerakan dakwah amar ma’ruf nahi mungkar, yang tidak memiliki afiliasi dengan partai politik maupun kelompok golongan manapun,” tegas Slamet.

“Tetapi kader Muhammadiyah secara pribadi boleh merapat di pihak masing-masing pasangan calon. Muhammadiyah memberikan kebebasan kepada anggotanya untuk menggunakan hak pilihnya secara cerdas, bijaksana dengan pertimbangan rasional dan spritual dalam memilih pasangan calon,” lanjut Slamet.

Diskusi yang turut dihadiri oleh Ketua PDM Kota Batu, Nurbani Yusuf, PCM Bumiaji Edi Setiawan dan PWPM yang diwakili oleh Mardiono dan Erfanudin tersebut, menghasilkan beberapa kesepakatan yang akan dijalankan oleh Pemuda Muhammadiyah Kota Batu, diantaranya yaitu membangun jaringan lintas organisasi, partai politik, komunitas, LSM  dan juga birokrasi semaksimal mungkin. Berpolitik dengan santun, santai dan fleksibel dengan memperhatikan dinamika yang terus berkembang.

Selain itu, Pemuda Muhammadiyah Kota Batu berencana untuk membangunkan KOKAM (Komando Kesiap Siagaan Angkatan Muda Muhammadiyah) yang modern, tidak sekadar berfungsi pengamanan.

“Kami akan mewujudkan KOKAM yang mempunyai keahlian di bidang intelejen, bekerja sama dengan Polres juga Kejaksaan,” tutup Slamet. (adam)

Kontributor: Ridia Septiria

 

Shared:
Shared:
1