Kokam Berdiri di Garda Terdepan dalam Menjaga Kehormatan Umat Islam

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Minggu, 02 Oktober 2016 14:53 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, PURWOREJO- Komando Kesiapsiagaan Angkatan muda Muhammadiyah (Kokam) merupakan bagian dari elemen kaum muda bangsa yang konsisten menjaga ideologi negara. Kokam telah melakukan pengabdian selama 51 tahun untuk Indonesia atas nama nasionalisme dan kemanusiaan.

Seperti disampaikan Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak, terdapat 2 ruh utama yang harus dirawat oleh Kokam, yakni hubbul wathon minal iman dan Ukhuwah Islamiyah.

"Merawat Indonesia bermakna merawat Islam. Ukhuwah Islamiyah bermakna, bahwa Kokam siap berdiri digarda yang paling depan membela dan menjaga kehormatan Umat Islam melalui Muhammadiyah," tegas Dahnil, Minggu (2/10) dalam acara Apel Kokam Cinta Negara yang diselenggarakan di Alun-Alun Kabupaten Purworejo, yang turut dihadiri oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Narwawi, Ketua PP Muhammadiyah, Busyro Muqqodas, dan Bupati Purworejo, Agus Bastian.

Kembali dilanjutkan Dahnil, Kokam Pemuda Muhammadiyah melandaskan gerakannya pada semangat amar ma'ruf nahi munkar. Demi terciptanya masyarakat berkemajuan dan negara yang kuat. "Kokam Pemuda Muhammadiyah bukan hanya sekumpulan pemuda yang memamerkan kesombongan dan kekerasan," tegas Dahnil.

Kembali ditambahkan Dahnil, zaman terus berkembang, tentu Kokam juga harus beradaptasi dengan perubahan jaman tersebut. "Tidak cukup pemaknaan Ukhuwah Islamiyah saja untuk memajukan dan menggembirakan dakwah, tetapi harus pula merawat sikap dan watak menjaga ukhuwah basyariah,"jelas Dahnil.

Dahnil kembali menegaskan bahwa Kokam tidak boleh menjadi segerombolan orang yang mengedepankan kekerasan. 'Kokam tampil dengan watak melindungi dan menggembirakan kelompok mustadhafin," tegas Dahnil.

Sementara itu Bupati Purworejo dalam sambutannya menyampaikan, Kokam telah cukup lama bekerjasama dengan TNI mempertahankan NKRI. "Komitmen dalam mempertahankan NKRI harus terus digelorakan Kokam," ucapnya.

"Komitmen berhijrah yang dijadikan landasan Kokam dalam kehidupan bernegara telah menyadarkan seluruh lapisan masyarakat untuk semakin mencintai tanah air," tutup Agus. (Adam)

Shared:
Shared:
1