Busyro Muqoddas : Pilkada DKI, Masyarakat Jangan Gagap dan Panik

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Kamis, 29 September 2016 09:57 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA- Pemilihan kepada daerah (Pilkada) DKI Jakarta kini diwarnai dengan terdaftarnya tiga nama pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, diantaranya yaitu Ahok-Djarot, Agus-Sylviana, dan Anies-Sandiaga Uno.

Melihat dari ketiga nama pasangan calon gubernur dan wakil gubernur tersebut, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Busyro Muqoddas mengatakan masyarakat DKI jangan gagap dan panik dalam melihat calon-calon tersebut.

"Sebagian masyarakat DKI gagap dan panik, kepanikan dan kegagapan tersebut karena kondisi politik di DKI yang menghawatirkan," ucap Busyro, Rabu (28/9) ketika ditemui di Kantor PP Muhammadiyah Yogyakarta.

Busyro mengatakan, dalam memilih pemimpin, pilihlah pemimpin yang mampu melayani masyarakat, bukan pemimpin yang hanya mampu melayani pemodal. "Seorang pemimpin dapat dilihat kinerjanya ketika bagaimana dia melayani masyarakat, dan juga terkait transparansi anggaran dimasa kepemimpinannya," tegasnya.

"Pemerintah yang baik harus memberikan pelayanan yang baik pula bagi masyarakat, dan tidak menjaga jarak serta kerahasian dengan masyarakat," ucap Busyro.

Kembali ditambahkan Busyro, siapa pun yang menang nanti di Pilkada DKI, telah menjadi tugas masyarakat untuk mengawasinya. "Dibutuhkan peran penting Muhammadiya, NU, dan juga seluruh lapisan masyarakat dalam mengawasi kebijakan pemerintah yang akan memimpin, apakah pro rakyat, pro pemodal, atau bahkan pro asing," tutup Busyro. (adam)

Berita Nasional

 

 

Shared:
Shared:
1