Optimalkan Peran Pelajar Sebagai Pioner Kebangsaan, IPM Jatim Gelar Sekolah Kebangsaan

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Selasa, 27 September 2016 13:14 WIB

 

MUHAMMADIYAH.OR.ID, SURABAYA-  Pengembangan mentalitas berkebangsaan adalah murnisebuah kewajiban yang harus dimiliki oleh seorang pelajar. Pelajar Muhammadiyah yang mengambil peran sebagai pencetak generasi yang berilmu dan berakhlak karimah seyogyanya mampu mengambil peran sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan nasional.

Hal tersebut direspon dengan baik oleh Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Jatim untuk mengadakan sekolah kebangsaan pada Minggu (25/9) bertempat di Aula Mas Masyur PWM (Pimpinan Wilayah Muhammadiyah) Jatim.

Ketua LHKP PWM Jatim, Suli Daim menyampaikan bahwa IPM sebagai basis masa pelajar harus mampu menjadi yang terdepan dalam mengawal kemajuan bangsa. “Tidak dipungkiri lagi, pelajar inilah yang akan membawa Indonesia 20-30 tahun kedepan," ucapnya.

Jonathan Judyanto, Ketua Bakesbangpol Jawa Timur, menambahkan bahwa bekal wawasan kebangsaan mengambil peranan penting dalam mempersiapkan pelajar sebagai agen perubahan. “Bangsa ini sedang sakit dan membutuhkan anak muda yang jujur, tegas, semangat serta mampu mengedepankan toleransi di masyarakat," tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Faishol, Jurnalis senior Majalah Indonesia menghimbau agar pelajar bisa berfikir kritis dalam menghadapi persoalan kebangsaan dan global. “Tanggung jawab sebagai agen of sosial control, agen of development, agen of change seharusnya mampu mendongkrak semangat dalam mempelajari wawasan kebangsaan dan perkembangannya," jelasnya.

“Gunakanlah media sosial sebagai ajang menginspirasi dan memotivasi orang lain," tutup Faishol. (adam)

Kontributor: Irvan Shaifullah

Berita Daerah

 

Shared:
Shared:
1