Universitas Ahmad Dahlan Resmikan SPBU Baru

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Senin, 26 September 2016 17:21 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, BANTUL – Telah diresmikan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) milik Univesitas Ahmad Dahlan di Sedayu Bantul pada Senin (26/9). Dalam peresmian itu hadir jajaran petinggi kampus, PP Muhammadiyah dan warga sekitar SPBU.

SPBU UAD dibangun dalam jangka waktu 6 bulan dengan biaya total pembangunan sebesar Rp11.077.000.000. SPBU UAD dilengkapi dengan rest area, parkiran yang luas, ruang safety, reklame, peralatan kompresor angin,  toilet, mushola dan masih banyak lainnya.

“Jenis SPBU UAD ini masuk kategori DODO (Dealer Owned Dealer Operate) yaitu jenis usaha yang dikelola oleh perusahaan itu sendiri,” kata Safar Nasir, Pimpinan Proyek SPBU UAD.

Selain itu ada bangunan pendukung dua lantai di sisi selatan bangunan utama yang akan di gunakan untuk display pertamina, adi mart, restoran, ruang kantor, ATM center, dan ruangan rapat. Luas lahan SPBU ini 3.304 m2 dengan panjang depan 123m dan lebar 76m.

“Kemenristek Dikti berpesan pada seluruh Perguruan Tinggi (PT) untuk mulai mengembangkan unit usaha dan tidak hanya mengandalkan uang kuliah Mahasiswa. Bila dipersenkan pemasukan PT dari mahasiswa hanya 35% dan 65% harus diupayakan dari luar mahasiswa,” ungkap Kasiarno, Rektor UAD.

Ia menegaskan itulah alasan utama mengapa UAD sedang giat untuk mengembangkan unit bisnisnya. UAD memperhatikan aturan yang ditentukan Kemenristek Dikti, sebenarnya UAD juga sudah lama ingin mengembangkan unit usaha sejak tahun 2007 namun memang baru bisa mengembangkan unit usahanya pada tahun 2009/2010.

Dalam sambutannya Kasiarno juga menyebutkan bahwa UAD memiliki 4 unit bisnis yang telah di kembangkan diantaranya PT. Adi Multi Kalibrasi, PT. Carana Kiat Andalas, PT. Syiar Nur Insani, dan PT Adi Multi Energi.

“Saya berharap SPBU ini akan berjalan dengan baik, semua layanan kepada konsumen dilakukan dengan jujur juga disiplin. Kepercayaan masyarakat adalah hal yang penting. Semoga UAD ke depannya dapat mengembangkan usaha di tingkat yang lain,” tutup Kasiarno.

 

Reporter: Syifa Rosyiana Dewi

Redaktur : Fauziah Mona

Shared:
Shared:
1