Warga Muhammadiyah Kabupaten Bogor Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumedang dan Garut

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Senin, 26 September 2016 15:53 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, BANDUNG -- Sebagai bentuk kepedulian kepada korban bencana alam di Sumedang dan Garut, Pimpinan Muhammadiyah Kabupaten Bogor mengerahkan warganya untuk memberikan bantuan berupa logistik ataupun donasi. Bantuan ini juga langsung diberikan oleh Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kabupaten Bogor kepada MDMC Pusat di posko bencana yang ada di Sumedang dan Garut pada Ahad (25/9).

Ketua MDMC Kabupaten Bogor, Nana Muljana mengatakan, donasi dihimpun dari warga amal usaha Muhammadiyah (AUM) baik dimulai dari TK, SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA Muhammadiyah di Kabupaten Bogor. Dana yang terkumpul yaitu Rp. 43.994.900 (empat puluh tiga juta sembilan ratus sembilan puluh empat ribu sembilan ratus rupiah).

"Dana yang terkumpul sudah kami distribusikan, 65 % ke Sumedang, 35% ke Garut. Dan sampai hari ini bantuan masih terus mengalir, begitupun pakaian layak, makanan, dan lainnya," ujar Nana.

MDMC atau Lembaga Penanggulangan Kabupaten Bogor, dalam menghimpun bantuan, bekerjasama dengan Lazismu Kabupaten Bogor, Organisasi Otonom IMM, IPM, NA, Hizbul Wathan, Pemuda Muhammadiyah, dan Aisyiyah Kabupaten Bogor. Dan saat ini, tujuh relawan ortom Muhammadiyah yang tergabung dalam tim MDMC Kabupaten Bogor tengah bertugas di lokasi bencana bergabung dengan relawan lainnya.

Sementara itu, Bendahara MDMC Kabupaten Bogor, Endang mengatakan, bantuan telah tersampaikan dan diterima oleh PDM Sumedang dan PDM Garut yang juga disaksikan oleh pimpinan MDMC Pusat. Bantuan ini akan langsung didistribusikan kepada korban bencana alam di Sumedang dan di Garut.

"Alhamdulillah bantuan sudah tersampaikan," katanya seusai memberikan bantuan di Sumedang, Ahad (25/9).

Relawan MDMC kini juga tengah melakukan kegiatan psikososial untuk anak-anak korban bencana di Sumedang dan Garut.

Diketahui, bencana banjir bandang dan tanah longsor di Garut dan Sumedang Jawa Barat ini telah mengakibatkan korban tewas puluhan orang. Dan, ribuan orang akhirnya harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Reporter: Ilma Aghniatunnisa

Redaktur: Ridlo Abdillah

Shared:
Shared:
1