Dorong Perda TB, Aisyiyah Audiensi ke DPRD Sulsel

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Senin, 26 September 2016 15:45 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, MAKASSAR--  Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Sulawesi Selatan (Sulsel) melakukan audiensi untuk dengar pendapat penaggulangan penayakit Tuberculosis dengan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulsel di Ruang Rapat  Komisi E DPRD Sulsel, Makassar, Jum'at (23/9/2016) kemarin.

Kunjungan dan dengar pendapat ini dilakukan oleh Aisyiyah dalam rangka membangun komitmen dan kesadaran bersama untuk pelayanan kesehatan yang lebih baik khususnya dalam menanggulangi penyakit tuberculosis (TB).

Kepala Program TB ‘Aisyiyah Sulsel, Junaeda Rasyad, mengungkapkan bahwa kehadiran ‘Aisyiyah dalam penanggulangan penayakit TB telah dilakukan sejak tahun 2009. Namun, hingga saat ini penyakit ini terus berkembang sehingga membutuhkan peran dari semua elemen dalam upaya penanggulangannya.

“Maksud kunjungan kami ke DPRD adalah upaya membangun persepsi yang sama dalam pemberantasan penayakit TB ini, khususnya dalam peningkatan alokasi anggaran dan Perda TB di Sulsel," ujar Junaeda di hadapan para Anggota Komisi E DPRD Sulsel, Jum'at (23/09).

Junaeda menjelaskan, bahwa saat ini perhatian juga bukan hanya pada TB reguler, tapi juga ada TB-HIV dan TB-MDR dengan resiko yang lebih tinggi. Bila hal ini tetap dibiarkan maka bisa berimbas pada perekonomian di Sulsel, karena 80 % dari penderita TB merupakan usia produktif yaitu 15-55 tahun.

"Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Sulsel 2016, kasus TB ini mencapai angka 13.025 termasuk di antaranya 595 kasus TB anak. Sementara yang terduga kebal obat sebanyak 842, dengan jumlah kasus TB kebal terhadap obat terkonfirmasi sebanyak 123 kasus, dengan yang diobati 98 kasus. Untuk Pasien TB dengan HIV positif yang mendapatkan pengobatan HIV 56%," papar Junaeda.

Sementara itu, Ketua Komisi E DPRD Sulsel, Marzuki Wadeng dalam tanggapannya, mengungkapkan bahwa pihaknya menyambut baik inisiasi ‘Aisyiyah dalam penanggulangan TB sebagai penayakit menular ini. 

"Kami menampung aspirasi dari ‘Aisyiyah, dan untuk dorongan peningkatan anggaran maupun Perda akan kita konsultasikan dengan Dinas Kesehatan dan pihak terkait lainnya," ujar Marzuki.

Audiensi ini diikuti pula oleh Wakil Ketua PWA Sulsel, Misbahu Abdullah, Ketua Mejlis Kesehatan PWA yang juga Kepala Program TB Care, Junaeda Rasyad, serta beberapa dari pengelola program TB Care Sulsel.

 

Kontributor : Kasri Riswadi_Sulsel

Redaktur : Nisa Pujiana

 

Berita Daerah

Shared:
Shared:
1