Universitas Muhammadiyah Surakarta Bertekad Masuk Ke Ranah Internasional

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Sabtu, 24 September 2016 10:17 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, SURAKARTA – Telah diselenggarakan acara Dies Natalis Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang ke-58 di Gedung Siti Walidah pada Sabtu (24/9). Dalam acara ini sekaligus meresmikan gedung induk Siti Walidah.

Hari jadi UMS ke 58 ini menjadi bukti eksistensi UMS selama 58 tahun berkecimpung dalam pendidikan di Indonesia. “UMS masuk dalam kategori  universitas swasta pada rangking 251-300 dalam Survey Q star tingkat Asia. Hal ini adalah implikasi dari kerja keras dan Rahmat Allah SWT,” tutur Bambang Setiaji, Rektor UMS.

Bambang menjelaskan selama beberapa periode ini UMS menetapkan untuk memantapkan pembinaan terhadap SDM. Akhirnya dalam pembangunan gedung baru UMS hanya mendirikan dua gedung baru saja, gedung siti walidah dan masjid.

“Kami bertekad membawa UMS berlevel internasional, semua dosen baru harus kuliah S3 di luar negeri, apabila dua tahun tidak kuliah ke luar negeri akan di PHK,” tambah Bambang.

Bambang mengatakan bahwa UMS juga sedang menunggu penandatanganan kerja sama internasional dengan Kyungdong University, Korea. Dalam kerja sama ini akan ada kolaborasi pendidikan tiga kultur sehingga UMS akan menciptakan mahasiswa-mahasiswa dunia yang banyak belajar bermacam-macam kultur.

UMS sebagai milik Muhammadiyah juga ingin membantu amal usaha Muhammadiyah lain. “Insya Allah kita bantu pembangunan  pendirian Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur di Samarinda yang menghabiskan dana 100 milyar. Kemudian juga sedang bernegosiasi dengan Malaysia karena ingin mendirikan di Universitas Muhammdiyah di Johor Malaysia,” kata Bambang.

Kemudian dalam pengembangan AUM, UMS mendirikan kredit AUM yang murah, sama dengan yang dilakukan oleh pemerintah. “Karna kita kehabisan dana, maka kemudian bekerja sama dengan Bank Mandiri untuk mendirikan Suku Muhammadiyah,” ungkap Bambang.

Dalam akhir sambutannya Bambang juga menyampaikan UMS selalu berpartisipasi dengan masyarakat dengan bentuk yang bermacam-macam seperti, korban bencana alam, terutama yang baru ini terjadi di garut, kemudian juga melaksanakan sosialisasi ke masyarakat, berencana membuat gedung olah raga, dan masih banyak lainnya.

 

Reporter : Syifa Rosyiana Dewi  

Redaktur : Fauziah Mona

 

 

Shared:
Shared:
1