Pasca Banjir Garut, LPB Muhammadiyah Klaten Tunda Pengiriman Relawan

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Jum'at, 23 September 2016 14:51 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, KLATEN -- Lembaga Penanggulangan Bencana (LPB) Muhammadiyah Klaten menunda pengiriman relawan untuk membantu evakuasi memasuki  masa  tanggap darurat. Aksi solidaritas difokuskan untuk menggalang bantuan korban Banjir Garut dan Sumedang. Bantuan yang diharapkan berupa makanan tahan lama atau uang sukarela.

Anggota LPB Pimpinan Daerah Muhamamdiyah Klaten, Eko Mursanto mengatakan penggalangan bantuan untuk para korban bencana banjir tersebut merupakan hasil rapat koordinasi yang dilakukan LPB Muhammadiyah Klaten setelah terjadinya musibah banjir bandang.

“Pasca bencana banjir,  kami langsung berkoordinasi untuk merencanakan aksi nyata bersama di sekretariat LPB Muhammadiyah Klaten,” ujar Eko.  Kamis (22/9)

Eko juga menjelaskan program peduli bencana ini merupakan respon LPB Muhammadiyah Klaten atas musibah di Garut akibat banjir. Hal tersebut sesuai dengan arahan MDMC PP Muhammadiyah yang menyebutkan bahwa LPB di Klaten belum diijinkan mengirimkan relawan untuk membantu evakuasi korban dalam masa tanggap darurat.

“Kami tunda terlebih dahulu pengiriman relawan, LPB Muhammadiyah Klaten disarankan untuk fokus pada penggalaangn bantuan untuk para korban,” lanjut Eko.

Eko mengungkapkan bagi masyarakat yang ingin memberikan bantuan kepada para korban bencana dapat disampaikan melalui posko penggalangan bantuan korban banjir yang terpusat di Sekretariat LPB Muhammadiyah Klaten di jalan wijaya Kusuma no. 8 Klaten Tengah Klaten atau menghubungi call center di 08562561513.

“Siang ini kami juga akan melakukan penggalangan dana di Pengajian Tarjih Muhammadiyah Klaten yang diselengarakan di Cabang Jogonalan,” tutup Eko.

 

 

Reporter : Arjuna/Klaten

Redaktur : Nisa Pujiana

Shared:
Shared:
1