Muhammadiyah Distribusikan Lulusan PTM Kedokteran ke Daerah Terpencil

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Rabu, 21 September 2016 09:56 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, SURABAYA – Dalam Pembukaan Ospek Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya) telah disampaikan bahwa program link and match sedang dipersiapkan oleh Pimpinan PusatMuhammadiyah dalam mengatasi persoalan distribusi dokter di wilayah luar pada Kamis (15/9).

Agus Taufiqurrahman, Ketua PP Muhammadiyah menyampaikan bahwasannya program beasiswa bagi mahasiswa pendidikan kedokteran yang ingin mengabdikan diri di kawasan terpencil. Hal ini menjadi penting karena distribusi lulusan fakultas kedokteran belum terjadi secara merata.

“Sasaran distribusi lebih kepada RS, Klinik, atau tempat pelayanan kesehatan yang mudah di jangkau atau terkenal didaerahnya. Akhirnya banyak tempat terluar dari suatu daerah yang tidak mendapatkan distribusi para dokter. Maka dari itu sekarang Muhammadiyah memulai melakukan distribusi di daerah luar perbatasan,” jelas Agus.

Agus mengaharapkan bahwasannya lulusan PT Muhammadiyah dapat mengisi klinik di daerah terluar. Ada sekitar 300 amal usaha kesehatan Muhammadiyah, yang kemudian ditambah dengan 200 pelayanan kesehatan di wilayah terpencil.

“Belum semua PTM Muhammadiyah dapat melakukan program ini, yang sudah menjalankan program ini baru Malang dan Yogyakarta, program ini disesuaikan dengan kemampuan PT masing-masing,” tutur Agus.

Agus menambahkan bila dihitung-hitung jika ada 10 PT Muhammadiyah yang mengikuti program ini, dan dari tiap universitas sendiri berjumlah 30 orang, maka nantinya aka nada 300 dokter dari PT Muhammadiyah yang siap untuk disebarluaskan ke daerah terpencil.

“UM Surabaya yang baru saja membuka FK setidaknya telah menerima 50 Mahasiswa pada tahun ini. UM Surabaya senantiasa meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan,” tutup Agus. (adam)

Reporter : Syifa

Berita Nasional

 

 

 

Shared:
Shared:
1