Yusril Ihza Mahendra Minta Nasehat PP Muhammadiyah untuk Maju Jadi Calon Gubernur DKI Jakarta

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Selasa, 20 September 2016 17:22 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, JAKARTA – Pakar Hukum Tata Negara, Prof. Yusril Ihza Mahendra mengatakan, kunjungannya ke Pusat Dakwah Muhammadiyah Jakarta yakni untuk bersilaturahim dengan Pimpinan Pusat Muhammadyah. Tak hanya itu, ia menuturkan, dirinya meminta nasehat ataupun petunjuk terkait niatnya untuk maju menjadi calon Gubernur DKI Jakarta pada Pilkada DKI Jakarta 2017.

“Tadi sudah mendapat banyak masukan dari beliau (Pimpinan Pusat Muhammadiyah) apa yang harus kami lakukan, terutama dalam melakukan pendekatan sampai kelevel yang paling bawah di kalangan umat Islam pada umumnya dan di kalangan warga Muhammadiyah pada khususnya,” ujar Yusril kepada wartawan seusai silaturahim dengan Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang hadir yakni Haedar Nashir, Prof. Suyatno, Prof. Bachtiar Effendi dan Anwar Abbas, Selasa (20/9).

Dalam kesempatan ini, Yusril mengungkapkan bahwa dirinya memang dekat dengan Muhammadiyah. “Saya bukan orang lain. Dulu saya pengurus PP Muhammadiyah, tapi sudah lama sekali, masih jamannya Pak AR Fachrudin (Ketua PP Muhammadiyah),” katanya memberitahukan dirinya aktif di Muhammadiyah pada sekitar tahun1985. Ia pun menyampaikan rasa terimakasihnya atas segala masukan yang diberikan oleh PP Muhammadiyah kepadanya.

Yusril menambahkan, dirinya telah berkomunikasi dengan beberapa partai untuk dicalonkan menjadi calon Gubernur DKI Jakarta. “Kami sudah bicara dengan PKB dan PAN, dua duanya sudah solid, PPP juga. Mudah-mudahan yang ngambil motor Partai Demokrat,” katanya.

Menurutnya, kalau empat partai ini bergabung, itu sudah lebih dari pada cukup untuk maju mencalonkan dirinya dalam Pilkada DKI 2017. Namun, pencalonannya itu, Yusril menuturkan, akan difinalisasi dalam waktu dekat ini. “Mungkin malam ini atau besok, sehingga agar segera diumumkan kepada  pemerintah. Mohon doa restunya dari masyarakat,” ujar dia.

Selain itu, jika dirinya maju menjadi calon Gubernur DKI Jakarta, kata Yusril, dirinya lebih tertarik untuk didampingi oleh Saefullah, Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta yang menjadi calon Wakil Gubernur DKI Jakarta. “Saya serahkan juga kepada mekanisme partai untuk membahas masalah ini. Pada akhirnya mufakat juga kita,” terangnya.

Yusril meyakini, dirinya mendapatkan dukungan yang begitu kuat dari masyarakat Jakarta. “Kalau sekiranya sudah diumumkan resmi oleh partai, saya yakin bahwa elektabilitas itu akan jauh lebih meningkat dari pada sekarang,” ucap Ketua Umum Partai Bulang Bintang itu.

Reporter: Ilma Aghniatunnisa

Redaktur: Ridlo Abdillah

Shared:
Shared:
1