Urgensitas Peran Arsitek Dalam Kebencanaan

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Senin, 19 September 2016 09:21 WIB

 

MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA– Ketika bekerja dalam respons kebencanaan, peran tenaga medis membutuhkan fasilitas penunjang dengan desain ataupun rancangan dari sebuah bangunan (rumah sakit lapangan) yang aman saat bencana.

Koordinator divisi diklat Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), Ahmad Mutaqqin Alim mengatakan. “Seorang arsitek tentu harus memiliki kemampuan untuk dapat melakukan assesment pada kebencanaan. Seorang arsitek harus mampu mengukur serta menentukan bangunan sebelum dibuat, baik itu rancangan ataupun ketahanannya terhadap bencana semisal gempa,” ucapnya dalam acara talkshow “Kampanye Kampus Tangguh Bencana” bertempat di Ruang Studio Arsitektur Universitas Gadjah Mada Jumat (16/9).

Kembali dilanjutkan Alim, pekerjaan seorang arsitek itu mayoritas pembuatan desain ataupun perancangan yang dilakukan pre-event (sebelum kejadian bencana), ataupun post-event (setelah kejadian bencana).

Alim kembali menjelaskan, terapat tiga kata kunci dalam sebuah kejadian yang dapat disebut sebagai bencana. Pertama; apakah kejadian tersebut menyebabkan gangguan atas suatu fungsi (change in function); Kedua, apakah kejadian tersebut menimbulkan kerugian (making a damage); Ketiga, apakah kejadian tersebut melebihi kapasitas lokal untuk menanganinya (loss in local responses capacity).

“Tentunya terdapat cara untuk mencegah suatu bencana, cara tersebut ditempuh melalui resiliensi atau penguatan kapasitas dalam kebencaan dengan cara memodifikasi sebuah bahaya (hazard modification), pengurangan dampak bencana dengan menguatkan kapasitas tempat tersebut (absorbing capacity), kemampuan untuk bertahan dalam bencana (buffering capacity), kemampuan komunitas untuk menangani bencana (local responses capacity),” jelas Alim.

“Tatkala terjadi sebuah kejadian ataupun bahkan bencana, seorang arsitek harus mampu membangun, mengembalikan dengan baik dari sebelumnya,” tutup Alim. (adam)

Kontributor: Fauzi

 

 

 

Shared:
Shared:
1