Penanaman Patriotisme Pemuda Ditengah Arus Globalisasi yang Mengancam

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Sabtu, 17 September 2016 11:19 WIB

 

MUHAMMADIYAH.OR.ID, PURWOREJO – Peran pemuda terhadap pembangunan bangsa tidak bisa dikesampingkan lagi, hal inilah yang disadari kader-kader Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kabupaten Purworejo, dari perwakilannya seperti Pemuda Muhammadiyah (PM), Nasyiatul ‘Aisyiyah (NA), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Hizbul Wathan (HW) Kabupaten Purworejo ketika mengikuti kegiatan Pembinaan Kepemudaan Tingkat Kabupaten Purworejo Tahun 2016 yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Pemerintah Kabupaten Purworejo dalam rangka “Menjawab Tantangan Globalisasi”.

Acara yang berlangsung sejak tanggal 13 hingga 14 September 2016 bertempat di Hotel Ganesha Purworejo bertujuan membentuk kesadaran antar pemuda masing-masing Organisasi Kepemudaan (OKP) bermasyarakat, dan berbangsa sebagaimana tertuang dalam UU Nomor 40 tentang kepemudaan.

Sebagaimana yang terkandung dalam pasal (4) Pelayanan kepemudaan dalam upaya melaksanakan penyadaran, pemberdayaan, dan pengembangan potensi kepemimpinan, kewirausahaan, serta kepeloporan pemuda dalam segala aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Agus Suparmin, perwakilan AMM Purworejo yang sekaligus Ketua Umum PC IMM Purworejo mengatakn. “Perlu memang acara pembinaan terhadap pemuda khusunya organisasi kepemudaan (OKP) di Purworejo. Selain sebagai penunjang gerak masing-masing juga perlunya kesadaran kerjasama antar Dinas Pendidikan dengan organisasi kepemudaan, karena gerak pemuda juga perlu pebinaan dari Dinas Pendidikan, Budaya, Pemuda dan Olahraga dan juga KNPI selaku induk organisasi pemuda untuk saling bersinergi demi kemajuan pemuda,” katanya.

Sementara itu, Muhammad Wuryanto, Ketua Dikbudpora Kabupaten Purworejo mengatakan. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya pembinaan pemuda dengan memperhatikan pentingnya peran  pemuda dalam membantu dinas pendidikan, budaya, pemuda dan olahraga dalam menyukseskan penanaman nasionalisme dan patriotisme pemuda ditengah arus globalisasi yang mengancam.

“Globalisasi selain membawa pengaruh positif, juga memunculkan nilai negatif, salah satunya yaitu pengaruh globalisasi dengan budaya barat yang tidak sesuai nilai luhur bangsa Indonesia. Oleh karena itu pemuda harus bisa memfilter bahkan memerangi arus globaliasasi yang tidak menguntungkan bagi kemajuan bangsa Indonesia,” tegas Wuryanto. (adam)

 

Kontributor: Andi Mahfuri

Berita Daerah

                       

 

Shared:
Shared:
1