RS Muhammadiyah Lamongan Siap Menjadi Rumah Sakit Islam yang Unggul

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Jum'at, 16 September 2016 15:12 WIB

 

MUHAMMADIYAH.OR.ID, LAMONGAN- Rumah Sakit Muhammadiyah (RSM) Lamongan pada Kamis (15/9) menggelar Puncak Milad ke 48 bertempat di halaman RS Muhammadiyah Lamongan. Turut hadri dalam acara tersebut diantaranya Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Agus Taufiqurrahman.SP.S,. M.Kes, Bupati Lamongan, Fadelibeserta jajaran Kepala Dinas Kabupaten Lamongan dan seluruh jajaran Pimpinan Cabang Muhammadiyah se Kabupaten Lamongan.

Agus Taufiqurrahmandalam sambutannya mengatakan, Muhammadiyah sejak dulu sudah menerapkan Islam yang nyah-nyoh. “Nyah – nyoh dalam istilah Jawa adalah sebuah keihklasan dalam memberi, hal ini dibuktikan dengan pendirian rumah sakit milik pribumi pertama kali oleh Muhammadiyah,” ucap Agus.

Kembali dilanjutkan Agus, Rumah Sakit tersebut adalah media dakwah sosial bagi Muhammadiyah yang berbentuk memberikan pelayanan kesehatan secara gratis kepada masyarakat. “Selain rumah sakit Muhammadiyah dalam gerakan dakwah sosial nya juga mendirikan madrasah diniah yang bergerak dalam menangani masalah pendidikan masyarakat, dalam dakwah ini Muhammadiyah memberikan pendidikan secara gratis kepada masyarakat,” lanjutnya.

“Dari awal berdirinya Muhammadiyah selalu mengedepankan unsur keihklasan, itu mengapa Muhammadiyah dan amal usaha nya bisa berkembang sampai seperti sekarang ini,” tambah Agus.

Sementara itu, Bupati Lamongan dalam sambutannya menyampaikan kekagumanya terhadap perkembangan RS Muhammadiyah Lamongan. “Saya merasa bangga dengan RS Muhammadiyah Lamongan, rumah sakit swasta yang sangat luar biasa, kami di pemerintahan memiliki rumah sakit yang juga berencana membangun gedung 5 lantai, dan ternyata di RS Muhammadiyah Lamongan ini sudah berencana untuk membangun 12 lantai,” ucapnya.

Selain kagum terhadap perkembangan pembangunannya, Fadeli juga menyatakan bahwa RS Muhammadiyah Lamongan ini sangat baik dalam memberikan pelayanan kepada pasien. “Yang membuat saya kagum lagi adalah pelayanannya, terkadang saya sampai heran, kok bisa mengelola rumah sakit swasta dengan karyawan yang di gaji standar tetapi masih tetap dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada pasien, ini yang sangat luar biasa,” lanjutnya.

Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Lamongan, Saad Ibrahim, kembali mengajak kader-kader Muhammadiyah untuk terus menebar benih dakwah dalam bidang kesehatan. “Majunya RS Muhammadiyah Lamongan tidak lepas dari adanya SDM yang bekerja secara total dan optimal, didalam bekerja kami selalu mengedepankan keikhlasan, kami menganggap bahwa bekerja adalah bagian dari dakwah yang kami lakukan, itu yang menjadikan kami bisa berkembang sampai saat ini,” ujarnya.

Acara milad RS Muhammadiyah Lamongan ke 48 tersebut di akhiri dengan peletakan batu pertama pembangunan masjid As-Syifa’ RS Muhammadiyah Lamongan oleh Ketua PP Muhammadiyah, , Bupati Lamongan, dan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Lamongan. (Adam)

Kontributor: Bayu Saputra

Berita Daerah

Shared:
Shared:
1