IMM Masuk Desa : Pelaksanaan Gerakan Al Ma’un Melalui Kegiatan Qurban

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Rabu, 14 September 2016 11:11 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, SLEMAN– Pada Hari Raya Idul Adha tahunini, warga Ngoro-Oro kembali mengadakan penyembelihan hewan, setelah tahun 2015 lalu menyembelih untuk yang pertama kali. Kegiatan penyembelihan yang diadakan oleh  Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Fakultas Pertanian dan Fakultas Pendidikan Bahasa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (PK IMM FP dan FPB UMY)pada Senin, 12 September 2015 disambut baik oleh warga Dusun Ngoro-Oro, Kelurahan Sendang Agung, Minggir, Sleman.

Dean Pratama, ketua panitia kegiatan qurban mengatakan bahwa penyembelihan hewan qurbantersebut merupakan salah satu implementasi gerakan Al-Ma’un yang dijalankan oleh IMM sebagai Ortom Muhammadiyah. “Kegiatan ini merupakan serangkaian agendarutin yang telah dijalankan IMM setiap tahunnya,” jelasnya.

(12/9) Desa dengan 35 KK (Kepala Keluarga) tersebut berbondong-bondong menuju lapangan Minggir untuk melaksanakan shalat Idul Adha berjama’ah. Usai shalat dilaksanakan, dilanjutkan dengan agenda penyembelihan hewan qurban. Hewan qurban berupa 1 lembu dari keluarga San Afri Awang, keluarga dosen Agribisnis, Fakultas Pertanian yang dipercayakan melalui PK IMMFP dan FPB.

Disamping penyembelihan hewan qurban berlangsung, panitia juga mengadakan beberapa  kegiatan lain yaitu lomba untuk anak-anak, kegiatan tersebut bertujuan untuk lebih mengondusifkan anak-anak agar jalannya penyembelihan tidak terganggu. Selain itu, panitia juga mengadakan bazar di salah satu rumah warga.

“Pembagian hewan qurban kepada warga diberikan secara langsung oleh PK IMM FP dan FPB yang dibarengi denganagenda pemberian bingkisan bakti sosial. Siang harinya, semua pihak menyantap makan bersama di rumah Sukiman, ketua RT setempat,” jelas Dean.

“Saya, mewakili seluruh panitia mengucapkan banyak terimakasih atas kesediaan warga desa Ngoro-Oro untuk melaksanakan kegiatan qurban ini bersama kami. Tak lupa mohon maaf sebesar-besarnya baik tutur kata ataupun dari tingkah dari kami yang kurang berkenan,” tutup Dean.

 

Kontributor : Rachma

Redaktur: Nisa/Mona

Shared:
Shared:
1