Dadang Kahmad Serukan Jihad Kearsipan untuk Persyarikatan Muhammadiyah

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Jum'at, 09 September 2016 13:16 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, JAKARTA -- Dokumen baik berupa kertas maupun dalam bentuk digital nyatanya sangat penting untuk  diarsipkan dan disimpan dengan baik. Karena hal ini sangat berguna di masa yang akan datang. Terutama arsip yang berhubungan dengan instansi, organisasi, maupun perusahaan.

Ketua Pimpinan Pusat (PP), Dadang Kahmad mengatakan, arsip sangatlah penting  sebagai bukti otentik  dari eksistensi organisasi Muhammadiyah. “Kalo kita tidak memiliki bukti kepemilikan secara otentik, itu semua akan menjadi hilang,” ujar Dadang menyoal tentang pentingnya arsip saat memberikan sambutannya di Pelatihan dan Pengelolaan Arsip Persyarikatan 2 di Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, Jum’at (9/9).

Guru Besar UIN Sunan Gunung Djati Bandung ini mengatakan, eksistensi Majelis Pustaka dan Informasi bagi Persyarikatan Muhammadiyah sangat strategis dan penting dalam mengelola arsip ataupun dokumen. Karena menurutnya, MPI termasuk ke dalam majelis tertua di Persyarikatan yang memiliki rekam jejak yang cukup lama.

Bahkan, kata dia, Suara Muhammadiyah sebagai majalah tertua di Indonesia pun diterbitkan pertama kali oleh MPI. Selain majalah, buku-buku dan buku pedoman dari Muhammadiyah merupakan arsip penting bagi organisasi Islam tertua ini.

“Kita berjuang memberikan dampak bukti kalo kita eksis dan memang penting untuk diperhatikan oleh Persyarikatan,” katanya.

Dalam Pembukaan Pelatihan dan Pengelolaan Arsip ini, Dadang menginginkan, agar arsip-arsip yang berada di tingkat Pimpinan Wilayah Muhammadiyah dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah dapat segera ditertibkan. Sebab, menurutnya, sistem kearsipan di wilayah dan daerah dinilai masih kurang baik. “Kita coba menertibkan arsip Muhammadiyah,” ucapnya.

Dadang pun mengajak agar seluruh peserta pelatihan untuk mengelola arsip dalam jihad kearsipan yang diserukannya.  Agar dapat berguna bagi anak dan cucu kelak sebagai kader Persyarikatan di masa yang akan datang. “Dan arsip yang akan bicara,” tuturnya.

“Marilah kita gelorakan penyusunan pengololaan arsip dengan baik!” seru Dadang kepada peserta pelatihan kearsipan di Jakarta.

Reporter: Ilma Aghniatunnisa

Redaktur: Ridlo Abdillah

Shared:
Shared:
1