Sadar Pentingnya Arsip, MPI PP Muhammadiyah Gelar Pelatihan di Jakarta

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Jum'at, 09 September 2016 11:56 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, JAKARTA – Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menggelar Pelatihan dan Pengelolaan Arsip Persyarikatan 2 di Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, Jumat (9/9). Dalam acara ini sekaligus dilaksanakan penandatanganan nota kesepahaman kerjasama antara PP Muhammadiyah dan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).

Ketua MPI PP Muhammadiyah, Muchlas mengatakan, Persyarikatan Muhammadiyah sudah cukup lama menyadari pentingnya pengelolaan aset baik berupa arsip ataupun dokumen. “Ini untuk menjaga semua dokumen-dokumen yang dimiliki oleh Persyarikatan Muhammadiyah,” ujar Muchlas saat memberikan sambutannya dalam acara tersebut.

Menurut Muchlas, pengelolaan arsip atau dokumen ini sudah dimulai pada tahun 1995.  Bahkan, PP Muhammadiyah juga, katanya, telah melakukan kerjasama dengan ANRI yang ditandatangani oleh Prof. Amien Rais saat itu.

Memang, Muchlas memberitahukan, Majelis Pustaka PP Muhammadiyah, sempat dinonaktifkan. “Baru bebrapa tahun kemudian Majelis Pustaka diaktifkan kembali. Dan sekarang namanya Majelis Pustaka dan Informasi,” ucapnya.

Di periode kepemimpinan Prof. Din Syamsudin,  menurut dia, Majelis Pustaka dan Informasi mulai berjalan dinamis diteruskan. Kemudian, kini, lanjutnya, Majelis Pustaka dan Informasi, di periode kepemimpinan Haedar Nashir, terus diperbaiki untuk kemajuan organisasi.

Muchlas menambahkan, persoalan pengelolaan arsip atau dokumen, perlu mendapatkan perhatian yang besar dari Persyarikatan Muhammadiyah. Karena itu, MPI PP Muhammadiyah, katanya, terus berinisiatif menggelar pelatihan dan pengelolaan arsip bagi pimpinan Persyarikatan yang ada, baik di tingkat pusat, wilayah, maupun daerah.

Dalam pelatihan ini, dia mengatakan, tercatat peserta berjumlah 58 orang. Peserta ini berasal dari Sekretariat PP Muhammadiyah Jakarta, Pimpinan Majelis dan Lembaga PP Muhammadiyah, Organisasi Otonom Muhammadiyah tingkat Pusat, juga perwakilan dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten, serta Amal Usaha Muhammadiyah.

Pelatihan pun, katanya, akan belangsung selama dua hari pada Jumat dan Sabtu, 9-10 September 2016. Selain pelatihan pengelolaan arsip, di sela pembukaan acara ini, dilakukan juga penandatangan kerjasama antara MPI PP Muhammadiyah dengan Lazismu. Kerjasama ini terkait pendanaan dari Lazismu untuk kegiatan yang dilakukan MPI PP Muhammadiyah.

Tak hanya itu, untuk memperluas syiar Muhammadiyah, kata Muchlas, MPI PP Muhammadiyah pun meluncurkan profil Muhammadiyah dalam bentuk speed drawing.

“Semoga acara ini dapat berlangsung dengan lancar dan sukses, dan meningkatkan SDM Muhammadiyah dalam pengelolaan arsip Persyarikatan,” ujar Muchlas.

Turut hadir dalam pembukaan pelatihan ini Prof. Dadang Kahmad, Ketua PP Muhammadiyah yang membidangi pustaka dan informasi, juga Sekretaris Utama ANRI, Sumrahyadi.

Reporter: Ilma Aghniatunnisa

Redaktur: Ridlo Abdillah

Shared:
Shared:
1