Menteri Khofifah Ajak Maba UMM 2016 Jadi Generasi Sukses

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Kamis, 08 September 2016 17:55 WIB

MALANG, MUHAMMADIYAH.OR.ID -- Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa menyebut UMM telah memiliki nasab untuk menjadi menteri. Baginya, nasab itu penting dan perlu dipertahankan karena mahasiswa dapat terinspirasi dengan diawali belajar di kampus ini. Khofifah juga menyinggung peran mahasiswa sebagai pendorong perubahan.

Khofifah ingin kaum muda Indonesia menjadi pelopor agar bangsa ini menjadi bangsa produsen, bukan konsumen. “Dengan jumlah masyarakat Indonesia 40 persen dari total masyarakat ASEAN tentu akan menjadi pasar yang potensial. Kalau kita hanya jadi konsumen, ya rugi besar,” papar Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan RI 1999-2001 ini.

Dirinya pun mengingatkan kaidah dalam agama Islam tentang semangat memberantas kemiskinan. ‎ "Seringkali saya ingin sampaikan dalam kaidah agama kita (Islam), kalau tidak ingin orang itu kafir, maka janganlah dia dibikin fakir. Kalau tidak ingin mereka kufur, jangan dibikin fakir," kata Khofifah saat memberikan kuliah umum dihadapan ribuan mahasiswa baru UMM (Pesmaba 2016) di DOME UMM, Malang, Senin (5/9).

Tidak hanya soal memberantas kemiskinan, poin lain yang diangkat oleh Khofifah yaitu mengenai kesenjangan di seluruh aspek. Baik itu sosial, pendidikan, dan ekonomi.‎ "Kesenjangan antara masyarakat di kota dan di desa, seringkali ada kesenjangan antara kaya dan miskin dan lain sebagainya," kata dia.‎

Berikutnya, lanjut Khofifah yakni global partnership. UMM, sebut Khofifah, sudah mengembangkan program kerja sama dengan pihak luar dalam hal pendidikan. Namun, dirinya mengingatkan agar kampus UMM untuk memperkuat global partnership global yang telah dilakukan. Sehingga, dapat memberikan efek positif bagi UMM dan bangsa Indonesia ke depannya.

"Artinya global partnership harus dikuatkan. ‎Kalau sekarang perkembangan sudah dijalankan, maka penguasanya juga harus dilakukan," kata dia.

Oleh karena itu, berdasarkan pengalamannya itu Khofifah meminta agar seluruh mahasiswa UMM untuk serius menjalani pendidikannya. Apalagi terlibat dengan obat-obat terlarang.

"UMM ini hadir untuk melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa. Kalau mau cerdas jangan pernah coba-coba narkoba, sekali mencoba akan ketagihan," tegas dia.

 

Redaktur: Dzar Al Banna

 

Berita Nasional

Shared:
Shared:
1