Langkah Muhammadiyah dalam Terapkan Teologi Al-Ma’un

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Rabu, 07 September 2016 19:21 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA – Darul arqom dan rapat kerja Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) telah dibuka. Rangkaian kegiatan acara yang dilaksanakan pada Rabu (7/9) di Mawar Asri Hotel ini diantaranya pemaparan materi oleh Nugroho Noto Susanto selaku Ketua Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Bidang Pendidikan dan Kaderisasi.

Muhammadiyah adalah sebuah organisasi Islam pembaharuan yang bercorak modern. Dalam pengalamannya, Muhammadiyah meyakini Al-Qur’an dan Sunnah sebagai sumbernya. Tafsir atas Al-Qur’an diturunkan pada tataran praksis dan diterjemahkan menjadi gerakan nyata. Amal usaha muhammadiyah (AUM) adalah manifestasi dari keyakinan atas tafsiran kiai Dahlan dari Al-qur’an surat Al-Maun.

“Tafsir yang dikenal dengan teologi Al-Maa’uun ini menjadi sebuah dasar pijakan gerakan Muhammadiyah yang sangat terkenal di kalangan warga Persyarikatan,” tutur Nugroho.

Muhammadiyah telah bergerak melintasi zaman dalam mengahadapi masalah keumatan, kebangsaan, dan kemanusiaan universal yang sangat kompleks, berkomitmen untuk menjadi probelm solver dengan mengambil prakarsa, partisipasi, dan langkah-langkah yang proaktif dan strategis.

“Kemiskinan dan keyatiman sosial dalam era sekarang hanya mungkin dipecahkan akar persoalannya hanya dengan advokasi dan pemberdayaan. Inilah yang disebut dakwah transformatif, sebuah pendekatan yang berangkat dari asumsi bahwa masalah kemiskinan itu letaknyaada dalam struktur dan bukan soal individu dalam kultur,” tambah Nugroho.

Langkah yang harus dilakukan Muhammadiyah ke depan adalah langkah penyadaran, langkah advokasi dan evaluasi. “Kesadaran masyarakat sangatlah penting karena mustahil sebuah praksis liberatif tanpa sebuah kesadaran. Sedangkan advokasi menjadi sebuah proses terencana dalam mempengaruhi pihak pengambil keputusan kebijakan publik. Selanjutnya diakhiri dengan evaluasi atau peninjauan ulang atas langkah penyadaran dan advokasi,” tutup Nugroho.

 

Reporter : Syifa

Redaktur : Fauziah Mona

 

Berita Nasional

Shared:
Shared:
1