Mahasiswa Harus Menjadi Tauladan, Bukan Menjadi Beban

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Senin, 05 September 2016 10:27 WIB

 

MUHAMMADIYAH.OR.ID, MEDAN- Mahasiswa sebagai penerus bangsa harus memiliki semangat juang yang tinggi dan pantang menyerah. Bukan hanya itu mahasiswa yang nantinya akan menjadi seorang pemimpin harus memiliki jiwa pemimpin hebat.

"Pemimpin hebat yang dimaksud yaitu harus memiliki kasih sayang, mimpi yang besar, taat berdoa, rela berkorban, jiwa korsa, disiplin, jiwa pejuang dan memberikan contoh tauladan  bagi siapa pun," tutur Kostrad Edi Rahmayadi saat memberikan kuliah umum di Universitas Muhammadiyah Sumatra Utara, Sabtu (3/9).

Edi menjelaskan mahasiswa yang sedang belajar dan menimba ilmu harus memiliki sikap tidak kenal menyerah, rendah diri dan tidak sombong sampai akir hayat memisahkan. "Apaupun yang terjadi jangan pernah menyerah kalau tak pernah menyerah berarti tak pernah gagal. Yang buat ilmu saja tidak sombong masak kita yang belajar ilmu orang sombong," tegasnya.

Kembali ditambahkan Edi, mahasiswa harus menjadi contoh tauladan dan mencari ridho dari Allah agar memberikan kemakmuran bersama. Hal ini dimaksudkan agar mahasiswa yang memiliki intelektual terhindar dari tindakan kriminal yang merugikan diri sendiri dan orang lain.

Dalam kehidupan bernegara semua elemen masyarakat harus bergotong royong dalam membela dan memajukan negara. Semua yang berbeda baik agama, ras, suku harus menjadi semangat lebih dalam bergotong royong tidak ada kata tidak mungkin untuk membangun negara.

"Hitam putih nya UMSU tergantung mahasiswanya, UMSU ada di pundak mahasiswa bukan pada pengajar," ucap Edi.

 Mahasiswa dalam menunutut ilmu harus menghilangkan sikap sombong, hindari bermusuhan dan tumbukan rasa sayang. "Bangsa ini harus diisi oleh orang yang berahlaq baik, dan berilmu," tutup Edi. (adam)

Kontributor : Yofiendi

Berita Daerah

Shared:
Shared:
1