Perkuat Dakwah Pencerahan dengan Meneladani Ahmad Dahlan

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Selasa, 30 Agustus 2016 09:33 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, TULUNGAGUNG – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Tulungagung menggelar pelantikan bersama Sabtu (27/8) Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA), Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) dan Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM). Acara yang dilaksanakan di Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammadiyah (STAIM) Tulungagung ini dihadiri ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Hajriyanto Y. Thohari; Wakil Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo; dan Pimpinan Ormas Islam lain Kabupaten Tulungagung

Menurutt Anang Imam Massa Arif, Ketau PDm Tulungagung,  salah satu upaya memperkuat dakwah pencerahan adalah dengan bersinergi dengan pemerintah daerah. "Muhammadiyah Tulungagung siap bekerjasama dengan pemerintah daerah untuk mewujudkan Tulungagung berkemajuan," tegas Anang Imam .

( Baca  Ketua Umum PP Aisyiyah: NA Harus Mampu Mencerahkan Perempuan dan Bangsa )

Zainuddin Maliki, perwakilan PWM Jawa Timur, mengutip pendapat Emerson Devis mejelaskan bahwa majunya sebuah bangsa bukan karena sumber daya alam yang kaya raya dan penduduk banyak tapi ditentukan oleh jumlah manusia yang terdidik dan baik moralnya. "Muhammadiyah didirikan KH. Ahmad Dahlan untuk memperbaiki moral, maka Muhammadiyah harus mengambil peran dalam memperbaiki moral bangsa," tegas Zainuddin.

( Baca Muhammadiyah dan NU Kolaborasi dalam Filantropi )

"Ahmad Dahlan digelari pahlawan nasional oleh Presiden Soekarno karena mengajarkan Islam yang mencerahkan, mencerdaskan dan berkemajuan. Ahmad Dahlan mampu menyadarkan masyarakat bahwa mereka terjajah dan harus berusaha membebaskan diri dari penjajahan," jelas Hajriyanto Thohari, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Hajriyanto juga menjelaskan bahwa Ahmad Dahlan adalah Man of Action, tidak banyak berpidato namun banyak aksi. Di akhir ceramahnya Hajriyanto berpesan untuk berbuat banyak untuk Muhammadiyah. “Jangan menjadi kader yang tidak berbuat apa-apa atau bekerja namun tidak tuntas,” ujarnya.

 

Kontributor : Nuzula

Redaktur : Fauziah Mona

(Berita Daerah)

Shared:
Shared:
1