Din Syamsuddin: Muhammadiyah Bukan Paguyuban !

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Minggu, 28 Agustus 2016 01:18 WIB

 

MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA- Muhammadiyah adalah suatu gerakan pencerahan bagi umat maupun bangsa. Muhammadiyah bukan hanya suatu persyarikatan, melainkan suatu gerakan.

Mantan Ketua Umum Muhammadiyah periode 2005-2015, Din Syamsuddin pada Sabtu (27/8) di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta saat menjadi pembicara dalam Muktamar Nasyiatul Aisyiyah (NA) ke-XIII mengatakan. “Muhammadiyah menempatkan dirinya sebagai gerakan, dengan tujuan utama lebih dari sekedar organisasi,” tuturnya.

“Organisasi itu sebuah perkumpulan yang berbasis sistem, dan jika tidak memiliki sistem itu namanya adalah paguyuban. Muhammadiyah saat ini posisinya di atas paguyuban dan organisasi, akan tetapi Muhammadiyah ingin lebih tinggi lagi yakni sebuah gerakan,” jelas Din.

Din mengungkapkan bahwa ada dua faktor kekuatan pada gerakan Muhammadiyah, yakni proses yang dinamis dan sistematis untuk mencapai suatu tujuan.

Dalam konsep Indonesia berkemajuan, Din kembali memaparkan selama 71 tahun Indonesia merdeka, seyogyanya sudah cukup membawa kita pada perwujudan cita-cita nasional terhadap Indonesia berkemajuan.

“Cita-cita nasional terhadap Indonesia berkemajuan itu adalah Indonesia yang maju, adil, makmur, berdaulat dan bermartabat,” kata Din.

Kembali dilanjutkan Din, apa yang kita saksikan saat ini sebenarnya menjauh. Karena ada gejala defiasi dan distorsi dari makna cita-cita tersebut.

Oleh sebab itu ini yang harus disadari oleh pemimpin dan tokoh bangsa kita bahwa sesungguhnya saat ini tidak pada jalan yang benar dalam meraih cita-cita nasional itu. Baik dalam hal politik maupun ekonomi.

Din berharap bahwa segala persoalan tersebut dapat dikoreksi dengan baik, sehingga nantinya konsep Indonesia berkemajuan tersebut akan benar-benar terwujud dan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia, serta dapat mengamalkan konsep tersebut kedalam setiap kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Dan itulah yang ingin diwujudkan oleh Muhammadiyah sebagai suatu gerakan yang lebih dari sekedar suatu organisasi,” ucap Din.

Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah Pondok Labu tersebut menyampaikan bahwa kita harus menghargai perjuangan tokoh Muhammadiyah terdahulu dalam membantu mendirikan bangsa ini, karena lewat beberapa pemikiran merekalah dan juga tokoh dari ormas lainnya yang menjadi akar penentu berdirinya bangsa Indonesia. (adam)

Reporter: Bobby Gilang

Shared:
Shared:
1