Muhammadiyah Dorong Kemenkes Beri Gambaran Langkah Kerjanya untuk Bersinergi

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Sabtu, 27 Agustus 2016 14:47 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA -- Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir mendorong Kementerian Kesehatan (Kemenkes) agar memberikan gambaran langkah-langkah kerjanya yang bisa disinergikan dengan Muhammadiyah. Ini sebagai bentuk jalinan kerjasama antara Muhammadiyah dan pemerintah yang sudah dibangun begitu lama.

"Dua kali pertemuan dengan presiden, Pak Jokowi mengungkapkan apresiasi peran Muhammadiyah dalam pendidikan dan kesehatan," ujar Haedar kepada Menteri Kesehatan, Nila Moeloek yang berkunjung untuk silaturahim dengan PP Muhammadiyah dan PP Asyiyah, di Yogyakarta, Jumat (26/8).

Muhammadiyah, kata Haedar, menyadari bahwa posisi organisasi kemasyarakatan kerap menghadapi masalah-masalah dan regulasi yang ada di Indonesia dalam gerakannya. Ihwal ini, ia mengatakan, perlu adanya sinergi dengan pemerintah sekaligus.

Dengan, sinergi itulah, menurutnya, organisasi kemasyarakatan akan lebih leluasa dalam membangun bangsa. Tak lain, pekerjaan organisasi kemasyarakatan itu pun membantu pemerintah.

Karena itu, silaturahim yang dijalin antara Muhammadiyah, Asyiyah dan Kementerian Kesehatan ini, sambung Haedar, sangat bermanfaat. Apalagi Muhammadiyah dan Aisyiyah memang begitu konsen pada gerakan kesehatan.

"Secara keseluruhan, Muhammadiyah relatif memiliki amal usaha di bidang kesehatan," katanya.

Kepada Nila Moeloek, Haedar juga memberitahukan bahwa di Muhammadiyah, bidang kesehatan ini digerakkan  oleh Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU). MPKU, terang dia, dulunya berasal dari Penolong Kesengsaraan Oemoem (PKO), cikal bakal institusi kesehatan di Muhammadiyah. Yang kini, MPKU juga terus mengawal perkembangan dan kemajuan rumah sakit Muhammadiyah.

Dalam kesempatannya, Haedar pun menyebutkan, ada 10 perguruan tinggi Muhammadiyah (PTM) yang memiliki fakultas kedokteran dari total 176 PTM. Dari 10 PTM itulah, lulusan-lulusannya juga terjun ke bidang kesehatan untuk mengabdi.
 

Reporter : Fauziah Mona

Redaktur: Ridlo Abdillah

Shared:
Shared:
1