Haedar Nashir: Negara Harus Menerapkan Konsep Keadilan Sosial

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Jum'at, 26 Agustus 2016 21:34 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA- Terdapat berbagai pandangan arah baru kebangsaan Indonesia, salah satunya yaitu dalam hal perkembangan demokrasi dan HAM (Hak Asasi Manusia). Sehingga menjadikan Indonesia masuk ke dalam kategori demokrasi terdepan.

Dibalik capaian tersebut, terdapat berbagai hal yang harus diperhatikan negara, khususnya dalm keadilan sosial. “Negara harus campur tangan dalam hal keadilan sosial, karena masih cukup banyak masyarakat yang kurang beruntung, baik dari segi ekonomi, sosial, maupun politik,” ucap Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, Jumat (26/8) bertempat di Gedung Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dalam rangka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Majelis Hukum dan HAM PP Muhammadiyah yang akan diselenggarakan pada tanggal 26 hingga 28 Agustus 2016.

Haedar mengatakan, Muhammadiyah tidak boleh berhenti memberikan masukan-masukan dan pemikiran dalam memajukan bangsa. “Sebagai gerakan dakwah kita harus menggiring energi positif dalam memajukan bangsa ini,” katanya.

Terkait dengan pengembangan ekonomi, politik, dan budaya, Muhammadiyah memiliki pandangan resmi yang telah tercantum dalam buku Indonesia Berkemajuan.

Selain itu Haedar juga mengatakan dalam memajukan bangsa perlu cara pandang baru, salah satunya yaitu dengan mengimplementasikan Pancasila dalam kehidupan kebangsaan yang berprinsip pada ketuhanan yang maha esa.

“Pancasila sebagai dasar negara merupakan filter dalam berkehidupan berkebangsaan, dan menjadi pondasi di tengah-tengah oligarki kekuasaan partai politik yang semakin berkembang,” tutup Haedar. (adam)

Shared:
Shared:
1