PP Nasyiatul Aisyiyah Ajak Membangun Kemandirian Bangsa

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Jum'at, 26 Agustus 2016 09:56 WIB

 

MUHAMMADIYAH.OR.ID, BANTUL – Kemandirian sebuah Bangsa merupakan sebuah tantangan bagi generasi muda. Perempuan Muda Nasyiatul Aisyiyah (NA) harus ikut andil dalam mewujudkan kemandirian bangsa. Hal itu disampaikan oleh Norma Sari, Ketua Umum Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah dalam acara Pembukaan Muktamar NA ke- 13 di Gedung Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Jumat (26/8).

Norma mengatakan bahwa pada tema Muktamar NA 13 “Gerakan Perempuan Muda Berkemajuan untuk Kemandirian Bangsa” mengandung ikhtiar memperkuat posisi perempuan muda Indonesia untuk mewujudkan kemandirian bangsa ditengah makin terbukanya batas lintas negara di masa mendatang, salah satunya degan adanya masyarakat ASEAN.

Norma juga menambahkan, melihat potensi dan situasi perempuan NA maka Islam berkemajuan dapat di implementasikan dalam berbagai gerakan perempuan muda muslim progresif yang siap berkarya dengan meningkatkan daya saing bangsa khususnya di tingkat ASEAN.

“Prasyarat pokok dari kemandirian bangsa adalah ditopang oleh sumber daya manusia yang cerdas dan berkarakter utama," ujar Norma.

Menurut Norma manusia yang cerdas adalah manusia Indonesia seutuhnya yang memiliki kekuatan akal budi, moral dan ilmu pengetahuan yang unggul untuk memahami realitas persoalan serta mampu membangun kehidupan kebangsaan yang bermakna bagi terwujudnya cita-cita nasional.

Untuk menjawab tantangan kemandirian bangsa, NA harus memiliki fondasi iman dan taqwa yang kokoh, kekuatan intelektual yang berkualitas kepribadian utama dan menjadi pelaku kehidupan kebangsaan yang positif sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung pancasila.

"Oleh karena itu, NA akan memulai dari perempuan mandiri di ranah domestik dengan menjunjung tinggi martabat kemandirian bangsa dan turut bertanggung jawab dalam membangun peradaban Indonesia yang maju, unggul dan utamA," ujar Norma.

Muktamar NA ke 13 kali ini diikuti oleh 1000 peserta dari 34 perwakilan provinsi Pimpinan Cabang, Pimpinan Daerah dan keseluruhan Pimpinan Wilayah dari 24 Provinsi se Indonesia.

Kontributor: Arief Rakhman Aji

Redaktur: Adam

Fotografer: Syifa

 

 

Shared:
Shared:
1