MDMC Jawa Tengah Adakan Fasilitator Jama’ah Tangguh Bencana

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Kamis, 25 Agustus 2016 09:34 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, PURWOREJO- Pasca bencana yang terjadi beberapa bulan lalu di beberapa wilayah Jawa Tengah (Jateng), MDMC (Muhammadiyah Disaster Management Center) daerah Purworejo bekerjasama dengan MDMC Jawa Tengah mengadakan Pelatihan Fasilitator Jama’ah Tangguh. Kegiatan ini dilaksanakan di Kampus Universitas Muhammadiyah Purworejo (UM P) sejaktanggal 20-21 Agustus 2016.

Ketua MDMC Purworejo, Widayat mengatakan, pelatihan fasilitator Jamaah Tangguh Wilayah Jateng ini merupakan bentuk merespon MDMC dalam menanggulangi bencana bagi masyarakat. “Tujuan diadakannya kegiatan ini juga sebagai respon pasca becana yang terjadi bulan lalu seperti misalnya di daerah Purworejo dengan banjir di dusun Gebang, desa Wironatan, Butuh. MDMC juga siap menfasilitasi adanya pelatihan jamaah tangguh di daerah tersebut,” ujarnya.

Sementara itu Ketua MDMC Jawa Tengah, Naibul Umam, mengakatakan. Apa yang dilakukan oleh MDMC merupakan bentuk komitmen Muhammadiyah dalam hal kemanusiaan. “Menapaki abad ke-2, Muhammadiyah harus lebih maju dalam hal kemanusiaan bukan hanya soal pendidikan dan kesehatan,” ucapnya.

Dengan adanya kegiatan ini merupakan bentuk upaya kepedulian Muhammadiyah terus dalam hal kemanusiaan, termasuk kebencanaan. “Semoga dengan adanya pelatihan fasilitator jamaah tanggguh relawan Muhammadiyah inimenjadi dinamika tersendiri pemuda Muhammadiyah berperan dalam kemanusiaan,” tambah Saiful.

Ketua Umum Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM)Purworejo, Pudjiono mengatakan, pelatihan fasilitator jamaah tangguh relawan Muhammadiyah ini merupakan kegiatan yang bermartabat sebagai bentuk gerakan kemanusiaan Muhammadiyah.

“Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat membentuk jamaah-jamaah tangguh di desa-desa yang rawan bencana sebagai respon penangggulangan bencana. Dengan adanya sinergitas bersama dalam penanggulangan bencana menjadikan perekat antar unsur pemerintahan , ormas dan warga masyarakat yang terkena dampak bencana dan terus terjalin dalam rangka ukhuwah Islamiyah, dan membangun masyarakat yang lebih bermartabat,” tutup Pudjiono. (adam)

Kontributor: Andi Mahfuri

Shared:
Shared:
1