Direktur NU Care-Lazisnu Ingin Muhammadiyah dan NU Sering Bersinergi

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Rabu, 24 Agustus 2016 16:22 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, JAKARTA – Direktur NU Care-Lazisnu, Syamsul Huda mengatakan, kolaborasi program qurban yang dilaksanakan oleh Lazismu dan Lazisnu merupakan peristiwa yang langka. Sebab, kata dia, langkah ini akan mendorong Muhammadiyah dan NU semakin memperluas dakwahnya dalam memajukan Islam di Indonesia.

“Baru kali ini, NU dan Muhammadiyah baru nge-blend,” kata Syamsul saat konferensi pers di Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, Rabu (24/8). Lazismu dan Lazisnu, menurut dia, merupakan lembaga filantropi yang sangat besar di republik ini.

Maka, sambung Syamsul, ketika kedua lembaga ini saling bekerjasama, akan memiliki nilai yang istimewa di hadapan publik. Apalagi, kata dia, Muhammadiyah dan NU dengan kolaborasi tersebut dapat memenuhi kebutuhan umat yang begitu besar.

“Harus sering bersinergi,” tegas dia. “Ini amal yang bagus, amal yang luar biasa,” katanya lagi.

Ke depan pun, Syamsul berharap, Muhammadiyah dan NU dapat mengangkat program yang sama-sama berbagi. Bahkan, dia pun mengusulkan, agar Muhammadiyah dan NU mengusung slogan “Islam Itu Berbagi”.

“Kita bisa berbicara untuk kepentingan publik,” ucapnya.

Tema yang diangkat dalam program qurban kali ini antara Lazismu dan NU yaitu “ Ayo Qurban Bersama, Qurban Itu Laki, Qurban Itu Keren”.

Tema ini diangkat bersama-sama PT Bintang Toedjoe yang memproduksi minuman suplemen Extra Joss. PT Bintang Toedjoe juga memberikan masing-masing seekor sapi seberat satu ton kepada Lazismu dan Lazisnu. Tak hanya hewan qurban sapi, PT Bintang Toedjoe juga memberikan donasi Rp 100 juta kepada masing-masing Lazismu dan Lazisnu.

Redaktur: Ridlo Abdillah

Shared:
Shared:
1