Lazismu Sarankan Panti Asuhan Muhammadiyah Buka Kantor Layanan

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Senin, 22 Agustus 2016 11:59 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, JAKARTA -- Ketua Badan Pengurus Harian (BPH) Lembaga Zakat, Infaq dan Shodaqoh Muhammadiyah (Lazismu), Hilman Latief menyarankan agar panti asuhan dan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) membuka kantor layanan Lazismu. Kantor layanan itu untuk menerima zakat, infaq, dan shodaqoh dari para muzaki di tempatnya masing-masing.

“Lazismu saat ini melihat beberapa isu SDGs (Sustainable Development Goals), kesehatan, pendidikan, sosial, anak terlantar, jadi bagian concern kami. Lazismu punya komitmen bersinergi dengan Majelis Pelayanan Sosial (MPS) yang memang menekuni itu,” tutur Hilman dalam Rakernas I Majelis Pelayanan Sosial Pimpinan Pusat Muhammadiyah, di Hotel Grand Cempaka, Jakarta, Jumat (19/8).

Hilman mengatakan, Muhammadiyah merupakan organisasi masyarakat besar yang memiliki banyak cabang, ranting dan AUM, begitupun Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) atau panti asuhan. Cabang-cabang Muhammadiyah ini dapat membantu masyarakat untuk menyalurkan zakatnya pada para mustahik.

Cabang hingga ranting Muhammadiyah, ujar Hilman, bergerak aktif dalam membatu penyaluran zakat. Tak terkecuali, menurut dia, panti asuhan Muhammadiyah yang tersebar luas di seluruh Indonesia sebagai AUM juga dapat membantu penyaluran zakat. Baik itu untuk anak panti maupun warga yang membutuhkan.

“Uangnya gimana? Kita enggak akan ngambil, tapi laporannya, datanya, dapet berapa?,” kata Hilman menyarankan agar zakat, infaq, shodaqoh yang masuk diharapkan dilaporkan dengan baik kepada Lazismu.

“Kita berharap lazismu lebih sistematis,” tegas Hilman menyoal ketertiban laporan zakat dari AUM, cabang dan ranting.

Lazismu, Hilman menambahkan, telah melaksanakan nota kesepahaman dengan Majelis Pelayanan Sosial Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah. Karena, dalam melaksanakan tugasnya, Lazismu memerlukan sinergi dari pihak-pihak terkait baik untuk mencari maupun menyalurkan zakat terutama dari Muhammadiyah dan majelis-majelis dalam Muhammadiyah.

“September program sosial pendidikan itu bisa berjalan,” terang Hilman terkait program Lazismu dengan MPS PP Muhammadiyah.

“Lazismu tugasnya hanya memanage dana masyarakat dan sampe ke masyarakat, dan memberikan pertanggungjawaban yang baik,” tutup Hilman.

Reporter: Ilma Aghniatunnisa

Redaktur: Ridlo Abdillah

Shared:
Shared:
1