Gebyar HUT RI 71 di Ponpes Al Mizan Muhammadiyah Lamongan

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Senin, 22 Agustus 2016 11:35 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, LAMONGAN -- Momen peringatan kemerdekaan Indonesia ke 71 dimanfaatkan oleh santri Panti Asuhan dan Pondok Pesantren Al Mizan Muhammadiyah Lamonganuntuk berkompetisi sekaligus Napak tilas perjuangan para ulama dan tokoh bangsa dalam memperjuangkan kemerdekaan. Hal itu dituangkan dalam acara peringatan hari besar nasional kemerdekaan RI ke 71 pada Selasa-Sabtu, 16-20 Agustus 2016.

Ikhwanul Hakim. perwakilan asatidz menyampaikan pada penutupan PHBN, Sabtu (20/8) bahwa peringatan kemerdekaan bagi bangsa Indonesia harus dimaknai dengan semangat kemandirian. “Semangat kemandirian yang dibawa para pahlawan terdahulu harus diimplementasikan oleh para santri dalam menuntut ilmu,” tukasnya.

“Semangat menuntut ilmu adalah bagian dari kesyukuran kita setelah 71 merdeka, kemalasan adalah pengkhianatan kita kepada para pahlawan,” lanjutnya.

Bayu Ofianto, ketua pelaksana acara menegaskan bahwa di samping bertujuan untuk mengembalikan semangat santri, acara ini juga dimaksudkan untuk menggali potensi para santri dalam hal sains dan agama. “Lomba ini adalah sarana memberikan pemahaman lain kepada santri dalam berdakwah di masyarakat dengan pendekatan dakwah yang baik,” ujarnya.

Bersama para asatidz dan masyarakat sekitar, berbagai macam lomba digelar. Dari lomba Tahfidzul Quran, hafalan Hadist, drama kemerdekaan dan berbagai macam perlombaan yang umum dilakukan. Acara ini diikuti oleh seluruh santri yang berjumlah 500 santri dan dimeriahkan oleh asatidz dan masyarakat sekitar.

Masyarakat sekitar menyambut baik acara ini dan diharapkan terjalin hubungan yang harmonis dalam memperjuangkan dakwah Islam dan Muhammadiyah. “Acara ini sangat membantu masyarakat untuk lebih dekat dengan kehidupan santri,” ujar salah satu warga.

 

Kontributor : Irvan Shaifullah

Redaktur : Monaatalina

 

 

Shared:
Shared:
1