Instruktur Nasional Ajak Sekolah Muhammadiyah Ikut Implementasikan Kurtilas

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Senin, 22 Agustus 2016 11:02 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID. TANGERANG SELATAN – Instruktur Nasional untuk Implementasi Kurikulum 2013 yang disempurnakan, Kosep Mulyadi, mengimbau agar seluruh sekolah Muhammadiyah mengimplementasikan Kurikulum 2013 dalam proses belajar mengajar di setiap level pendidikan.

 

Kosep mengatakan bahwa sekolah-sekolah Muhammadiyah seringkali dijadikan andalan untuk pengujian sistem pendidikan di Indonesia. “Karena sekolah Muhammadiyah adalah tempat terbaik untuk meninjau sistem, terutama kurtilas ini,” jelas Kosep saat diwawancarai via telepon Sabtu (20/8) pagi.

 

Terkait alasan, Kosep mengatakan bahwa di usia Muhammadiyah yang memasuki tahun ke 104 sudah tentu pengalaman Muhammadiyah dalam bidang pendidikan tidak dapat diragukan lagi, sehingga Muhammadiyah berkontribusi besar menjadi penentu kesuksesasan pendidikan bangsa ini.

 

Sebelumnya, Kosep Mulyadi sempat memberikan Pelatihan Implementasi Kurikulum 2013 yang disempurnakan bersama SMK Muhammadiyah 3 Kota Tangerang Selatan di Ciloto, 12 Agustus silam. Kegiatan tersebut merupakan rangkaian yang diawali oleh Baitul Arqam dewan guru SMK Muhammadiyah 3 tersebut.

 

“Pelatihan seperti ini membuka cakrawala pemikiran dan pola pembelajaran yang akan diterapkan kami,” kata Rahmat Kartolo, Kepala SMK Muhammadiyah 3 Kota Tangerang Selatan. Dalam kegiatan tersebut Kosep memandang antusiasme dari kepala sekolah dan dewan guru sangatlah tinggi. Maka dari itu Kosep melihat kebutuhan akan pelatihan implementasi tersebut diperlukan oleh sekolah-sekolah Muhammadiyah.

 

“Marilah kita implentasikan kurtilas ini agar merata, khususnya di sekolah Muhammadiyah Tangerang Selatan,” tambah Kosep yang juga merupakan Ketua Majelis Dikdasmen PDM Kota Tangerang Selatan.

 

Terakhir, saat dimintai pendapatnya, Sekretaris Eksekutif PDM Tangsel, Zaky Anshasi yang juga merupakan seorang guru mengatakan kegiatan seperti ini sangat perlu untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. “Indonesia membutuhkan tambahan kualitas pendidikan seperti ini untuk dapat terus bersaing,” ujar Zaky.

 

Kontributor : Fathurrahman

Redaktur : Monaatalina

Shared:
Shared:
1