Majelis Tarjih PP Muhammadiyah Launching Pusat Tarjih Muhammadiyah dan MuON

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Sabtu, 20 Agustus 2016 15:59 WIB

 

MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA- Pada tanggal 20 hingga 21 Agustus 2016 Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah akan menyelenggarakan Halaqah Nasional Ahli Hisab dan Fikih Muhammadiyah dan juga Melaunching Pusat Tarjih Muhammadiyah dan MuON (Muhammadiyah Observatorium Network) bertempat di Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD)

Launching Pusat Tarjih Muhammadiyah dan MuON sendiri secara langsung diresmikan oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir pada Sabtu (20/8).

Seperti diungkapkan oleh Syamsul Anwar ketika diwawancarai redaksi website muhammadiyah.or.id, Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, kehadiran Pusat Studi Tarjih Muhammadiyah yaitu untuk mengembangkan studi ketarjihan dilingkup perguruan tinggi Muhammadiyah. “Pendirian Pusat Tarjih ini dirasa cukup penting, karena tantangan-tantangan keagamaan Muhammadiyah kedepan akan semakin besar,” ungkapnya.

Syamsul juga menjelaskan bahwa kegiatan Majelis Tarjih dan Tajdid di Muhammadiyah secara garis besar yaitu untuk merespon segala macam persoalan, baik isu sosial maupun keumatan dari sudut pandang agama Islam.

Cara Majelis Tarjih menyelesaikan pertanyaan-pertanyaan yang datang dari berbagai lapisan masyarakat yaitu tergantung bentuk persoalannya. “Kalo hanya dalam bentuk pertanyaan-pertanyaan dijawab melalui sidang-sidang fatwa, kemudian hasil sidang tersebut diterbitkan di majalah suara muhammadiyah, kalo yang bersifat untuk konsultasi langsung kita juga menyediakan ruang konsultasi keluarga,” ungkap Syamsul.

Terkait dengan konsultasi keluarga, biasanya persoalan yang ditanyakan yaitu seputar ahli waris dan rumah tangga. “Kalo masalahnya besar kita akan seminarkan dengan mengundang para ahli, dan nantinya kita akan keluarkan keputusan dan pedoman terkait dengan pertanyaan tersebut,” ujar Syamsul.

Dengan didirikannya Pusat Tarjih yang bertempat di Gedung Islamic Center UAD tersebut Syamsul berharap dapat menjadi upaya untuk meningkatkan penelitian dan pengkajian mengenai masalah-masalah agama islam, dalam rangka memberikan bimbingan, baik bagi warga Muhammadiyah maupun warga umum lainnya. (Adam)

Shared:
Shared:
1