NA Kampanyekan Kota Pendidikan Ramah Perempuan dan Anak

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Sabtu, 20 Agustus 2016 09:57 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA- Yogyakarta adalah kota kelahiran Muhammadiyah, dari Kauman K.H Dahlan mengembangkan Muhammadiyah dengan mendirikan organisasi otonom Muhammadiyah diantaranya ada Nasyiatul ‘Aisyiyah (NA) yang diharapkan menjadi tunas muda bagi ‘Aisyiyah.

 Menjelang Muktamar Nasyiatul Aisyiyah (NA) ke-13, Pimpinan Wilayah NA DIY menyelenggarakan  pawai ta’aruf yang bertajuk “Mengkampanyekan Kota Pendidikan Ramah Perempuan dan Anak” pada Jumat (19/8) di kawasan Jl. Malioboro hingga Keraton Yogyakarta.

Kampanye tersebut disuarakan dikarenakan saat ini banyak terdengar kasus kekerasan yang dialami oleh perempuan dan juga anak di Indonesia, khususnya di DIY. Sehingga perlu adanya dorongan dan usaha untuk mencegah hal tersebut agar tidak ada lagi kekerasan dengan berbagai macam hal yang dialami oleh perempuan dan anak.

Oleh sebab itu Nasyiatul Aisyiyah mencoba mengajak masyarakat DIY untuk mengkampanyekan kota pendidikan yang ramah perempuan dan anak melalui pawai ta’aruf ini.

Seperti yang disampaikan oleh Syahdara Anisa, Ketua Panitia Acara Pawai Ta'Aruf. “Salah satu tujuan diselenggarakannya acara ini adalah untuk mengajak masyarakat agar menjadikan DIY sebagai daerah yang ramah perempuan dan anak, khususnya dalam hal pendidikan melalui pesan yang disampaikan oleh ribuan peserta pawai," ungkapnya.

Selain mengkampanyekan kota pendidikan yang ramah perempuan dan anak, Pawai ini juga bertujuan untuk mensyiarkan bahwa Yogyakarta sebagai tuan rumah Muktamar NA ke-13. “Pawai ini juga merupakan wadah untuk mensyiarkan kepada masyarakat sebagai tanda gerbang utama bahwa Yogyakarta ini akan menjadi tempat perhelatan permusyawaratan tertinggi Nasyiatul Aisyiyah," ujar Anisa.

Terlepas dari itu, mendekati digelarnya acara muktamar NA ke-13 ini segala persiapan pun telah dilaksanakan oleh Panitia. Persiapan administratif dan substantif juga telah direncanakan dengan matang. “Peserta sudah kita data, 1000 peserta siap untuk memeriahkan muktamar ke-13, ribuan penggembira dari seluruh tanah air siap hadir memeriahkan muktamar dan kemudian para pejabat yang kita undang, ada menteri kesehatan, menteri pendidikan dan para pejabat daerah," ungkap Noormasari, Ketua Pimpinan Pusat NA.

 “Kita semua merasa lebih siap dan merasa muktamar ini akan menggembirakan bagi Nasyiah yang simbolnya padi”, tambah Noormasari.

Muktamar NA itu sendiri akan berlangsung dari tanggal 24-28 Agustus bertempat di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang rencananya akan dibuka secara  langsung oleh Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla. (adam)

Reporter: Bobby Gilang/Syifa

Shared:
Shared:
1