Pimpinan Komisariat IMM Al-Fikr Siap Bersinergi Membangun Ikatan yang Berkemajuan

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Senin, 15 Agustus 2016 14:39 WIB

 

MUHAMMADIYAH.OR.ID, KUDUS—Untuk menumbuhkan semangat para kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Pimpinan Komisariat Al Fikr Universitas Muria Kudus(UMK)pada Minggu (14/8) melaksanakan pelantikan pengurus baru. Acara yang dihadiri oleh perwakilan semua ortom Muhammadiyah dan perwakilan organisasi mahasiswa Universitas Muria Kudus tersebut bertempat di Aula Panti Asuhan Yatim Aisyiyah Kudus.

Dalam sambutannya, Ketua Terpilih Noor Arif mengatakan jika acara pelantikan ini merupakan awal dimulainya perjuangan dari para kader IMM di Pimpinan Komisariat Al Fikr UMK. Tak hanya itu, melalui pelantikan ini diharapkan para kader siap untuk bekerja pada bidangnya masing-masing, sehingga semua program kerja yang telah tersusun dapat berjalan optimal.

“Saya berharap para Immawan dan Immawati rela bekerja lebih, guna membangun Pimpinan Komisariat Al Fikr yang lebih baik. Karena kita tahu bahwasannya kita merupakan salah satu ladang pengkaderan yang sangat dibutuhkan oleh Muhammadiyah untuk menyalurkan dakwahnya,”ungkap Arif.

“Selain itu kita juga wajib untuk menumbuhkan semangat berorganisai dan menyalurkan ide-ide yang tentunya bermanfaat bagi sesama. Sebagai mahasiswa kita juga wajib untuk bersinergi dengan organisasi mahasiswa yang ada di kampus, sehingga kita dapat ikut andil dalam berkontribusi untuk kebaikan,”tambah Arif.

Dengan adanya pelantikan ini, para kader juga diharapkan untuk mulai terjun dalam aplikasi program kerja yang telah tersusun. Sehingga periode tahun ini dapat memaksimalkan program kerjanya. Karena jika para kader siap dan melaksanakan apa yang telah direncanakan maka Muhammadiyah melalui IMM mampu mencetak kader-kader terbaiknya dan tentunya sudah siap untuk menjadi penerus Persyarikatan Muhammadiyah.

Iskandar Wibawa, perwakilan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kudus berpesan kepada para kader IMM. “Bahwasannya sebagai kaum yang memiliki intelektual yang lebih IMM harus memiliki komponen yang kuat untuk membangun ikatan yang nantinya juga wajib siap untuk berjuang ditingkat yang lebih tinggi. Sehingga Muhammadiyah tak akan kekurangan kader dengan adanya IMM ini,”jelas Iskandar.

Selain itu, para kader IMM juga wajib memahami tantangan yang dihadapi umat Islam saat ini. Sehingga para kader IMM tidak mudah terjerumus dan ikut-ikutan.

“Dengan menjaga emosional, menguatkan kemampuan berfikir dan menerapkan landasan berpikir yang konstruktif maka para kader akan dapat maksimal dalam mengemban amanah ini. Karena tiga hal itu merupakan kunci keberhasilan dalam berorganisasi. Dan tentu saja kekompakan dan keselarasan dari ketua dan jajarannya juga adalah hal yang utama,”tutup Iskandar. (adam)

Kontributor: Drajat Setiawan

Shared:
Shared:
1