Kapolri : Terorisme Memiliki Kekuatan yang Kecil, Namun dapat Memunculkan Dampak Besar

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Sabtu, 06 Agustus 2016 11:52 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA- Terorisme di berbagai belahan dunia, khususnya di Indonesia merupakan masalah serius yang harus dihadapi oleh seluruh lapisan masyarakat. Terorisme merupakan sebuah ancaman kekerasan yang ditujukan kepada masyarakat sipil dengan tujuan ideologi ataupun politik tertentu.

"Pelaku terorisme memiliki kekuatan yang kecil, namun tindakannya dapat menimbulkan dampak yang besar," ungkap Kapolri Tito Karnavian pada Sabtu (6/8) bertempat di Convention Hall Asri Medical Center lantai 3, dalam membuka acara Seminar Nasional "Kajian Hukum Terhadap Revisi UU  No. 15 Tahun 2003 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme" yang diselenggarakan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia bekerjasama dengan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

Motif pelaku terorisme ada banyak, salah satunya yaitu memunculkan ideologi tertentu kepada masyarakat. "Tujuan dari teroris melakukan pemboman, maupun penembakan, bukan berorientasi pada siapa yang menjadi obyeknya, melainkan lebih kepada efek atau dampak yang akan muncul setelah mereka melakukan tindakan tersebut," jelas Tito.

"Selain itu indikasi dari terorisme itu sendiri yaitu terdapat perjuangan kelompok yang tidak memerintah untuk mengambil alih atau menguasai pemerintahan yang ada saat ini," kata Tito. (adam)

 

Shared:
Shared:
1