Duta Besar Jepang Ajak Muhammadiyah Pererat Kerjasama

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Jum'at, 05 Agustus 2016 12:58 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, JAKARTA -- Pimpinan Pusat Muhammadiyah akan melakukan kerjasama dengan Pemerintahan Jepang dalam sektor ekonomi dan pendidikan. Kerjasama ini, merupakan kerjasama yang akan mempererat hubungan Pemerintahan Jepang dengan Indonesia, khususnya Muhammadiyah.

“Kerjasama pendidikan dan ekonomi sangat penting khususnya bagi Muhammadiyah, agar masyarakat Muhammadiyah bisa lebih dekat lagi dengan Jepang,” tutur Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, kepada Duta Besar Jepang, Yasuaki Tanazaki di Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jum’at (8/5).

Menurut Haedar, terdapat kesamaan antara muslim Indonesia dan negara Jepang yaitu menjunjung tinggi etos kerja untuk kemajuan bangsanya. “Kerjasama ini insyaAllah akan membawa kemajuan bagi kedua belah pihak,” kata dia.

Dalam kesempatan ini, Haedar pun berharap agar Pemerintah Jepang bisa memainkan peran di negara-negara besar untuk perdamaian dunia.  Juga, menciptakan relasi antar bangsa agar tercipta kesetaraan di antara bangsa-bangsa.

Hal serupa diungkapkan oleh Duta Besar Jepang, Yasuaki Tanazaki, yang berkunjung ke Pusat Dakwah Muhammadiyah di Menteng, Jakarta ini,  bahwa terdapat tiga pilar kerjasama yang ingin dilakukan dengan Indonesia khususnya Muhammadiyah sebagai salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia.

Pertama, ingin melanjutkan kunjungan pondok pesantren  Indonesia ke Jepang. Kedua, pertukaran pemuda pemudi Indonesia ke Jepang. Dan, Kedutaan Jepang akan mengundang 20 pemuda Muhammadiyah dan NU ke Jepang. Ketiga, Kedutaan Jepang ingin berkunjung ke Perguruan Tinggi Muhammadiyah di Indonesia. “Saya ingin sekali berkunjung ke Perguruan Tinggi di Indonesia,” ujar Yasuaki dengan antusias.

Yasuaki mengatakan, Jepang pun sebelumnya telah memberikan bantuan ke beberapa daerah di Indonesia salah satunya Makassar. Pemerintah Jepang memberikan dana pendidikan perlindungan maritim di Universitas Muhammadiyah Makassar.

Dalam pertemuan antara Muhammadiyah dan Kedutaan Jepang ini juga dibahas mengenai kerjasama dalam sektor perekonomian. Kerjasama ini dapat berupa penyediaan produk yang diinginkan oleh Jepang dengan memberdayakan sumber daya manusia di Indonesia.

Hasil dari kunjungan Yasuaki ini akan dikordinasikan dengan Kedutaan Jepang untuk ditindaklanjuti. Yasuaki juga menuturkan, akan membawa prokyek yang lebih konkrit baik dalam sektor ekonomi maupun pendidikan dalam pertemuan selanjutnya dengan Muhammadiyah.

Reporter: Ilma Aghniatunnisa

Redaktur: Ridlo Abdillah

Shared:
Shared:
1