Muhammadiyah Jember Kembangkan Panti Asuhan Berbasis Inklusi

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Jum'at, 05 Agustus 2016 11:11 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, JEMBER- Sebagai bentuk pengembangan dakwah, Muhammadiyah Jember mengembangkan Panti Asuhan Nurul Husna berbasis inklusi. Panti Asuhan yang di dirikan atas SK(Surat Keputusan)PCM(Pimpinan Cabang Muhammadiyah)Patrang Kabupaten Jember No : 89/KEP/IV.0/D/2014.

Kusno, Kepala Panti Asuhan Nurul Husna pada Kamis (4/8) dalam acara rapat koordinasi Pengasuhan di Aula Panti Asuhan Nurul Husnamengungkapkan, terdapat tiga program utama pengasuhan yang dicanangkan Panti Asuhan Nurul Husna yang berbeda dengan Lembaga Sosial Kesejahteraan Anak pada umumnya.

" Program yang pertama yaitu bina asuh inklusi, yaitu sistem pengasuhan yang berbasis family care, dimana anak-anak pantitidak tinggal di panti asuhan, tetapi masih dalam pantauan dan pembinaan kami dimana setiap satu minggu sekali mereka bersama wali asuhnya kita undang lalu  kita bina dan kita berikan kebutuhan dasarnya seperti sembako,keperluan sekolah, dan kebutuhan lainnya," ungkap Kusno.

Program yang kedua yaitu pengasuhan reguler. "Anak yang tinggal dipanti asuhan akan kami berikan pengkaderan seperti sistem di pondok pesantren pada umumnya," tambah Kusno.

"Ketiga untuk membina kedekatan antara Muhammadiyah dengan warga sekitar kita mempunyai program BBM(Bimbingan Belajar Mandri) untuk anak usia pelajar di lingkungan panti asuhan secara gratis bersama mentor yang berkompeten di bidangnya," kata Kusno.

Kusno berharap lembaga ini dapat terusberkembang memberi manfaat lebih. "Dengan adanya panti ini diharapkan akan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Jember, dengan tujuan utamanya adalah kepentingan dakwah Muhammadiyah," tutup Kusno. (adam)

Kontributor : Andi Saputra

Shared:
Shared:
1