NA Purworejo : Ramah Perempuan dan Anak

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Kamis, 04 Agustus 2016 11:18 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, PURWOREJO – Peduli terhadap perempuan dan anak  merupakan ciri khas gerakan nasional Nasyiatul Aisyiyah. Hal ini menjadi prioritas penting Pimpinan Daerah Nasyiatul `Aisyiyah Kabupaten Purworejo melalui program pendampingan intensif dengan bentuk bimbingan belajar, training keterampilan, life skill, out bond, pengajian ibu rutin, pengajian  Al Quran dan parenting (1/8). Gerakan yang dibumikan untuk perempuan dan anak di Kabupaten Purworejo bernafas ramah, reflektif, aktif, massif, advokatif dan humanis.

Agenda rutin ini dipelopori oleh Rumah Belajar Oase yang dimotori Nur Ngazizah,. Ketua Bidang Dakwah PD Nasyiatul `Aisyiyah Purworejo. “Agenda ini telah berjalan selama sejak 2012 dan saat memasuki tahun kelima ini, pelaksanaannya diamanahkan kepada bidang pendidikan PD Nasyiatul `Aisyiyah agar lebih sistematis dan terarah,” ungkapnya.

Ngazizah menambahkan bahwa rumah belajar ini diikuti 55 anak yang terdiri dari tingkat dasar dan menengah. “Kegiatan perdana semeseter ini dibuka dengan agenda mengaji bersama dan pembagian alat tulis yang akan digunakan selama proses belajar,” jelasnya.

“Hingga saat ini untuk relawan yang turut ikut andil mendukung berjalannya program ini dari IMM UMP, HIMA P.Fisika, PDNA ke depan direncanakan akan turut melibatkan dan bekerja sama ke seluruh program studi yang ada di Universitas Muhammadiyah Purworejo. Harapannya langkah kami dapat memberikan dan menebar manfaat bagi lingkungan sekitar,” ucap Nur Ngazizah yang juga dosen UMP.

Selain kegiatan pendampingan belajar bagi anak, advokasi untuk ibu-ibu dengan pelatihan entrepreneurship. Salah satu agenda pembelajaran membuat makanan ringan dan roti yang layak untuk diperdagangkan guna meningkatkan ekonomi keluarga. Adapun lokasi diselenggarakan kegiatan ini hingga saat belum mempunyai tempat khusus sehingga seluruh proses kegiatan dilaksanakan di rumah Ngazizah yang terletak di Desa Brengkelan Purworejo.

“Pelaksanaan kegiatan terbuka bagi semua kalangan, diharapkan ada relawan yang mendonasikan waktu, materi dan lainnya guna berjalannya program advokasi perempuan dan anak ini.,” tutup Ngazizah.

 

Kontributor : Akhmad Musdani

Redaktur : Monaatalina

 

 

 

 

Shared:
Shared:
1