Nasyiah Telah Tunaikan Amanah Menteri Kesehatan

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Rabu, 03 Agustus 2016 12:02 WIB

 

MUHAMMADYAH.OR.ID, YOGYAKARTA – Peran perempuan sangat di butuhkan bagi Negara Indonesia. Karena saat ini banyak problematika yang dialami oleh perempuan Indonesia.

Konferensi Nasional “Penguatan Peran Perempuan Muda Menuju Indonesia Berkemajuan” berlangsung di Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta (UNISA) Rabu (3/8). Konferensi Nasional adalah salah satu agenda jelang Muktamar Nasyiatul ‘Aisyiyah (NA) Ke-13. Dalam acara ini turut hadir Menteri Kesehatan Nila Djuwita Farid Moeloek. Terselenggaranya acara ini berkat kerjasama antara NA dan UNISA.

Perempuan Muda strategisnya ideal dengan konsep Indonesia Berkemajuan. Konsep ini diusung menjadi tema besar dalam Konferensi Nasional yang berlangsung di UNISA. “Manusia cerdas adalah yag memiliki fondasi iman yang kokoh, kekuataan intelektual, dan berkepribadian unggul.”, ungkap Normasari selaku Ketua Pimpinan Pusat Nasyiatul ‘Aisyiyah. Ini menarik sebuah kesimpulan menjadi perempuan berkemajuan adalah hal yang wajib.

Gerakan Perempuan Muhammadiyah ini mendapat perhatian khusus dari Menteri Kesehatan. Pada pertemuan sebelumnya yang dihadiri oleh Mentri Kesehatan Nila Djuwita Farid Moeloek, juga ada pesan dari Nila, diantaranya “Kami titipkan kesehatan reproduksi wanita pada Kader ‘Aisyiyah”, ini menjadi tanda bagi persyarikatan bahwa saat ini memang dibutuhkan gerakan-gerakan perempuan berkemajuan yang bisa ikut andil dalam kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara.

“Sesuai amanah Bu Nila Djuwita saat itu, Nasyiatul ‘Aisyiyah membuat Program Pelayanan Remaja Sehat (PASMINA) yang juga bekerja sama dengan UNISA. Selain untuk menunaikan amanah yang disampaikan oleh Ibu Menteri Kesehatan, program ini juga bertujuan untuk membantu remaja dalam mengenal kesehatan reproduksi”, tambah Normasari.

Program ini adalah program unggulan NA sebagai sarana membantu mencerdaskan kaum perempuan muda Indonesia. “Dari program yang dijalankan oleh NA dan UNISA itu diharapkan probelm remaja dalam konteks keehatan reproduksi dapat terbantu dan terkurangi”, tutup Normasari. (Syifa)

Shared:
Shared:
1