Abdul Mu'ti : Guru Muhammadiyah Harus Berfikir Global

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Kamis, 28 Juli 2016 09:30 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, SURABAYA- Pendidikan Muhammadiyah diharapkan untuk terus berupaya melakukan pembaharuan yang diambil dari spirit tajdid KH. Ahmad Dahlan, Selain itu sekolah Muhammadiyah harus mampu mencari inovasi, baik dari bidang kurikulermaupun metode pembelajarannya.

"Guru Muhammadiyah perlu dingatkan agar tidak berfikir lokal. Guru harus berfikir global mengikuti perkembangan zaman, menguasai bahasa manusia, serta dapat menjelajahi dunia," ungkap Abdul Mu'ti selaku Sekertaris Umum PP Muhammadiyah pada Rabu (27/7) dalam acara Halab Bihalal Guru dan Karyawan Muhammadiyah se- Kota Surabaya yang bertempat di Gedung Graha Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya.

"Ada baiknya guru diberi kesempatan untuk wisata ke luar negeri, dengan harapan mendapat inspirasi baru guna untuk mengembangkan pendidikan. Selain diberikan kesempatan untuk wisata, guru dianjurkan untuk mudik intelektual, maksudnya mudik yang menghasilkan inspirasi dan inovasi baru. Serta mudik kultural, yaitu dengan silaturahim, bersama-sama berbagi ilmu," tambah Abdul.

Guru yang sukses adalah guru yangdapatbercerita, terbuka, mau belajar, mau bertanya, mau bersilaturahim, tidak menyalahkan sesama guru, peduli, empati serta tidak membeda – bedakan murid. "Karena setiap murid adalah utusan yang dititipkan Allah. Guru dituntut memberikan ilmu yang tidak tertinggal dengan dinamikanya dan harus sesuai dengan zamannya, serta murid – muridnya diajak untuk berfikir berkemajuan dan memiliki mimpi mendunia," tutup Abdul. (adam)

 

Kontributor: Riska Oktaviana

Shared:
Shared:
1