UMY Kirim 34 Mahasiswa ke 9 Universitas Asing

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Selasa, 26 Juli 2016 14:15 WIB

 

MUHAMMADIYAH.OR.ID, BANTUL- Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali akan mengirimkan mahasiswanya untuk melakukan program student exchange dan summer school. Kegiatan yang melibatkan 34 mahasiswa dari berbagai jurusan tersebut, akan diberangkatkan ke 7 negara tujuan dengan 9 universitas asing pada akhir tahun ini.

“Para mahasiswa yang akan diberangkatkan tersebut bukan hanya mengikuti program student exchange selama 6 bulan, namun mereka juga ada yang mengikuti program summer school atau bisa disebut kuliah musim panas selama 2 minggu,” ungkap Idham Badruzaman selaku Kepala Urusan Mahasiswa Internasional pada Selasa (26/7).

Idham melanjutkan, kesembilan universitas yang menjadi negara tujuan bagi 34 mahasiswa tersebut yaitu Tamkang University Taiwan, Sun Moon University Korea Selatan, Ateneo de Davao University Filipina, University Utara Malaysia, SIAS International University China, Universidad Jaume-I Spanyol, University Sains Malaysia, AUAP (Association of University in Asia Pasific), serta Tamkang Summer Program Taiwan.

“Untuk keberangkatannya akan berbeda-beda, tergantung kapan universitas yang dituju tersebut memulai masa perkuliahannya. Kebanyakan mereka akan berangkat pada akhir Agustus karena memiliki kesamaan dengan kalender akademik. Bagi program summer school tentunya mereka berangkat saat negara yang dituju sedang musim panas,” lanjut Idham.

Dalam penjelasannya, para mahasiswa yang mengikuti program tersebut akan diberi beberapa keistimewaan di universitas yang dituju, serta dibebaskan dari SPP di UMY . “Di sini ada dua esensi yang didapatkan oleh mereka, diantaranya yaitu dapat meningkatkan kepercayaan dirinya karena mereka langsung berbicara kepada turis, dan tentunya mereka akan lebih termotivasi untuk terus berprestasi," kata Idham.

Baca Juga : Mahasiswa UMY Raih Best Foreign Student di SIAS University

"Kedua yaitu mereka mendapatkan excellensi seperti dalam hal bagaimana mereka (turis, red) bisa menjaga kebersihan, dan mereka bisa belajar dari itu. Sedangkan mereka juga akan mendapatkan kuliah secara gratis di universitas yang dituju, ini sesuai dengan kesepakatan perjanjian MoU dengan para universitas yang dituju tersebut," jelas Idham.

Sebelum diterjunkan langsung ke tujuh negara, Idham mengatakan bahwa para mahasiswa yang terdiri dari semester 3 hingga semester 5 tersebut perlu diberikan pembekalan. Dalam pembekalan yang terlaksana pada Senin (25/7). “Sebelum pemberangkatan kami memberikan PK (Persiapan Keberangkatan, red) untuk yang ketiga kalinya. Dalam PK ini mereka ditekankan untuk menjaga 3 identitas selama di negara asing. Ketiganya yang harus dikantongi yaitu menjadi warga negara Indonesia dengan kembali membangun bangsa, menjadi muslim di negeri non muslim, serta menjadi pribadi yang mudah beradaptasim" ungkap Idham.

 “Kami harap para mahasiswa tersebut yang akan diberangkatkan tetap menjaga nama baik Indonesia, khususnya kampusnya sendiri. Jangan terlena dengan kondisi negara yang dituju, hingga melupakan jiwa nasionalismenya. Terlebih menjadi muslim di negeri non muslim, sikap pribadi muslim inilah yang harus dijaga. Pergilah untuk belajar, dan kembalilah untuk membangun," tutup Idham. (hv/bhp UMY)

Redaktur : Adam

Shared:
Shared:
1