Sukseskan Fortasi, IPM Surabaya Gandeng Dinas Pendidikan

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Rabu, 20 Juli 2016 09:31 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, Surabaya -- Forum Ta'aruf dan Orientasi Siswa (Fortasi) di sekolah Muhammadiyah bukan hanya pengenalan lingkungan sekolah saja namun juga terdapat penanaman nilai-nilai tertentu di dalamnya. Pentingnya Fortasi ini membuat Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Surabaya menaruh perhatian khusus dengan mengundang Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) kota surabaya, Kepala sekolah Muhammadiyah se-Surabaya, Ortom Muhammadiyah kota Surabaya dan Kader IPM di cabang dan ranting pada pembukaan Fortasi 2016 di Gedung Dakwah Muhammadiyah Surabaya, Minggu (17/7).

Pembukaan Fortasi serentak yang baru pertama kali dilaksanakan di Surabaya ini mendapat respon positif dari semua pihak yang terlibat. Tari Sparkling Surabaya yang merupakan ikon kota Surabaya turut memeriahkan acara ini. Riandy selaku ketua panitia pembukaan Fortasi 2016 memaparkan bahwa 95% sekolah Muhammadiyah di Surabaya sudah menerapkan Fortasi, sedangkan sisanya masih menerapkan Layanan Orientasi Sekolah (LOS) bersama dengan Fortasi

Perhatian khusus PD IPM Surabaya pada pelaksanaan Fortasi terlihat dari penyeragaman konsep Fortasi se-Surabaya dengan menyusun Silabus Fortasi yang didiskusikan dengan pelajar Muhammadiyah di Surabaya.

"Diundangnya Kepala dinas Pendidikan kota Surabaya untuk mensosialisasikan orientasi yang baik dan benar serta kampanye gemar membaca juga merupakan bentuk perhatian khusus PD IPM Surabaya terhadap Fortasi,' tutur Riandy.

Selain itu, juga dilaksanakan talkshow yang membahas mengenai pelaksanaan Fortasi yang baik dan benar bersama praktisi pendidikan yaitu  Najib Sulkhan, guru teladan nasional dan Ipmawan Eko Shahputro dari Pimpinan Wilayah (PW) IPM Jawa Timur. Talkshow singkat ini cukup membakar semangat para kader IPM untuk memantau pelaksanaan Fortasi di sekolah-sekolah Muhammadiyah.

Menurut Ikhsan,  kepala Dinas Pendidikan kota Surabaya mengaku sangat mengapresiasi meriahnya pembukaan Fortasi 2016 ini. "Orientasi siswa menjadi perhatian khusus di pusat, dan Muhammadiyah mempunyai cara orientasi sendiri dengan Fortasi," jelas Ikhsan. 

"Di dalam Fortasi selain orientasi tentu ada perkaderan dan penanaman nilai-nilai kemuhammadiyahan. Nilai-nilai ini harus dikenalkan sejak awal agar mereka tidak lupa pada akarnya," tambahnya

Ikhsan berharap semoga Fortasi bisa berjalan sesuai harapan panitia, siswa baru antusias dan mampu mencetak kader Muhammadiyah yang akan menjadi pemimpin Indonesia di masa depan. Pembukaan Fortasi secara simbolis ditandai dengan bunyi sirine oleh Kepala Dinas Pendidikan kota Surabaya, PDM kota Surabaya, perwakilan kepala sekolah Muhammadiyah dan Ketua Umum PD IPM Surabaya.



Kontributor: Nuzula Khoirun N.

Redaktur : Monaatalina

Shared:
Shared:
1