IMM Jatim Siap Jawab Tantangan Kebangsaan

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Senin, 18 Juli 2016 13:18 WIB

 

MUHAMMADIYAH.OR.ID, PONOROGO- Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) yang diselenggarakan sejak tanggal 15 Juli hingga 17 Juli 2016 membahas terkait arah gerak dan kebijakan serta program-program Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Jawa Timur telah usai dengan menghasilkan poin-poin penting yang menunjang gerakan IMM Jawa Timur dalam satu periode (2016-2018).

DPD IMM Jawa Timur telah merumuskan arah geraknya dengan memaksimalkan kaderisasi di Jawa Timur, mempersiapkan kader-kadernya untuk kemudian didiasporakan di berbagai sektor penting dalam rangka menjawab tantangan kebangsaan, menjadi problem solver bagi berbagai problematika-problematika kebangsaan dan menjawab berbagai tantangannya, sehingga bukan hanya menjadi wacana taktis tetapi juga menjadi wacana strategis dalam jangka panjang.

Abdul Musawir Yahya Ketua Umum DPD IMM Jawa Timur mengatakan bahwa IMM sudah bukan lagi waktunya untuk hanya memikirkan kondisi internal, tetapi lebih dari itu harus mampu berpikir dalam ranah eksternal, harus mampu bergerak keluar dalam menyikapi kondisi-kondisi sosial dan kebangsaan. "Kita tetap berproses di internal, tetap memikirkan internal sampai kapanpun, tapi lebih dari itu kita juga harus mulai berpikir keluar dalam menjawab tantangan-tantangan kebangsaan yang teramat besar dan kompleks," terangnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa DPD IMM Jawa Timur sebagai DPD IMM terbesar secara kuantitas (25 cabang) harus mampu menjadi pelopor bagi IMM untuk kemudian mulai bergerak keluar dan menampakkan eksistensinya, DPD IMM Jawa Timur harus mampu menjadi "kiblat" perkaderan IMM yang kemudian mampu menghadirkan gerakan dan solusi terhadap problematika dan tantangan kebangsaan. "Sebagai kiblat perkaderan dan panutan, IMM Jawa Timur harus lebih responsif dalam menyikapi problematika dan tantangan yang hadir itu. Caranya? Tentunya dengan kita maksimalkan perkaderan di Jawa Timur," tutup Abdul. (adam)

 Kontributor : Ubay

Shared:
Shared:
1