Ahmad Syauqi: Kader Muda Muhammadiyah Harus Mewarisi Semangat Berdakwah di Sektor Publik

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Senin, 18 Juli 2016 09:44 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA – Persyarikatan Muhammadiyah merupakan organisasi yang berperan penting di sektor publik, khususnya Pemerintahan. Berbagai macam Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) mampu menggerakkan perekonomian bangsa, mendidik dan mencerdaskan, serta meningkatkan kesehatan bagi warga Indonesia. Semangat berdakwah inilah yang harus diwarisi oleh kader muda Muhammadiyah.

“Kader Muda Muhammadiyah harusnya memiliki semangat berdakwah di sektor publik, terutama masalah teknis, kita masih butuh orang-orang seperti ini,” ujar Ahmad Syauqi Suratno selaku Wakil Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan (MEK) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, dalam dialog sekaligus Syawalan bersama Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Mantrijeron, Minggu (17/06).

Ahmad Syauqi menceritakan pengalamannya saat mengurus Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan General Manager (GM) PSIM Yogyakarta. Pada wilayah tersebut memerlukan perbaikan, karena masih banyak penyimpangan-penyimpangan.

Syauqi berujar bahwa berdakwah di ranah profesional memerlukan kecerdikan dan kearifan. Untuk itu AMM harus memiliki pondasi yang kuat terlebih dahulu apabila ingin ambil bagian di sektor publik.

Semangat ini, lanjutnya, terinspirasi dari filosofi Nasyiatul ‘Aisyiyah (NA). NA memiliki semangat Albirru Manittaqo yang artinya kebajikan itu membawa kewaspadaan.

Zaman sekarang tidak cukup memiliki semangat berlomba-lomba dalam kebaikan, kita harus berbuat sesuatu dengan semangat Albirru Manittaqo untuk penuhi ruang publik dengan misi dakwah,” ujarnya.

Kader Muda ini, lanjutnya, harus didorong aktif di Laskar Brajamusti (wadah supporter PSIM), Karang Taruna, PMI, dan kegiatan-kegiatan bisnis.

“Saya dorong AMM Mantrijeron ini untuk aktif mengisi ruang publik, silakan jadi Walikota/Bupati, Gubernur, Anggota Dewan, dll dan jangan lupa dengan Muhammadiyah,” terang Syauqi.

Di akhir sesi, Syauqi memaparkan perlu adanya dialog bersama para petinggi Muhammadiyah. “Bergurulah pada senior-senior kita, supaya Muhammadiyah bisa survive dan misi utama mencerdaskan umat itu bisa berjalan hingga akhir zaman,” Ujar Syauqi.

Syawalan dan silaturahim pengurus AMM Mantrijeron ini dihadiri oleh Wakil MEK PP Muhammadiyah, Ahmad Syauqi Suratno, Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) asal DIY, Afnan Hadi Kusumo, pengurus Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Mantrijeron, pengurus Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Mantrijeron, pengurus Pimpinan Cabang Nasyiyatul ‘Aisyiyah (PCNA) Mantrijeron, dan perwakilan Remaja Masjid di Mantrijeron.

 

Kontributor : Nuurwachid

Redaktur : Monaatalina

 

Shared:
Shared:
1