Reformasi, Jadi PR Mendasar Kapolri Baru

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Kamis, 14 Juli 2016 17:29 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, JAKARTA -- Pemuda Muhammadiyah menilai, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Tito Karnavian perlu mendorong reformasi internal Kepolisian dengan serius. Sebab, hal ini merupakan 'pekerjaan rumah' mendasar yang perlu Tito selesaikan.

"Ketika TNI secara perlahan menunjukkan tren reformasi yang progresif dan memperoleh kepercayaan publik yang signifikan, Kepolisian justru sebaliknya. Kepercayaan publik terus tergerus, karena Polisi gagal melakukan perbaikan internal," ujar Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak kepada Muhammadiyah.or.id, Rabu (13/7).

Dahnil pun menganggap, Jendral Pol Tito Karnavian yang resmi dilantik oleh Presiden Joko Widodo, Rabu (13/7) di Istana Negara ini memiliki kemampuan intelektual yang sangat menonjol.

"Tito memiliki kapasitas intelektual di atas rata-rata dari Kapolri sebelumnya," kata Dahnil menyoal kemampuan intelektual Tito. Itu, menurut Dahnil, merupakan modal positif agar Tito bisa mendorong reformasi Kepolisian yang selama ini dinilai gagal.

Aktivis Antikorupsi ini berharap, Tito bisa membuka diri dengan kritik dan koreksi dari luar terhadap Polri. "Bukan justru melawan kritik-kritik yang datang dengan cara represif," tutur Dahnil memberikan saran kepada Tito untuk menegakkan keadilan di Indonesia.

Reporter: Ilma Aghniatunnisa
Redaktur: Ridlo Abdillah

Shared:
Shared:
1